Terungkap, Ukraina Gunakan Roket Korut Buat Serang Pasukan Rusia

Sabtu, 29 Juli 2023 - 11:32 WIB
Juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby juga menuduh Pyongyang menjual roket dan rudal kepada kelompok Wagner pimpinan Yevgeny Prigozhin pada puncak pertempuran Bakhmut, invasi Rusia yang terpanjang dan paling berdarah. Namun Prigozhin menepis tuduhan itu sebagai "gosip dan spekulasi".

Baca Juga: AS: Korea Utara Jual Senjata ke Grup Wagner Rusia

Grad - namanya diterjemahkan sebagai "hujan es" - adalah MLRS 122mm self-propelled yang dirancang oleh Uni Soviet. Hingga 40 roket dapat ditembakkan oleh satu sistem dalam waktu kurang dari 20 detik dari tabung yang dipasang pada sasis truk Ural.

Kedua belah pihak telah menggunakan peluncur roket Grad sejak Moskow pertama kali menginvasi Ukraina timur menggunakan pasukan proksi reguler dan lokal dengan kedok pemberontakan separatis pada tahun 2014. Human Rights Watch menggambarkan roket Grad “tidak pandang bulu”.

Michael Kofman, anggota senior di program Rusia dan Eurasia di Carnegie Endowment for International Peace, menggambarkan Grad sebagai AK-47 dari MLRS, yang digunakan oleh lusinan pasukan militer di seluruh dunia.

Keberadaan mereka di mana-mana telah mendorong banyak negara untuk membuat amunisi untuk sistem tersebut, termasuk Korut.

Baca Juga: Menhan Rusia dan Pejabat China Hadiri Parade Militer Korea Utara
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!