Biden Perintahkan AS Serahkan Bukti Kejahatan Perang Rusia ke ICC

Kamis, 27 Juli 2023 - 07:41 WIB
Gedung Putih menolak untuk membahas secara spesifik kerja sama apa pun dengan ICC.

"Sejak awal serangan Rusia di Ukraina, presiden sudah jelas: perlu ada pertanggungjawaban bagi para pelaku dan pendukung kejahatan perang dan kekejaman di Ukraina," kata Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih.

“Khususnya di ICC, kami tidak akan membahas secara spesifik kerja sama apa pun, yang konsisten dengan praktik pengadilan dalam menangani permintaan kerja sama secara rahasia,” imbuh Dewan Keamanan Nasional.

Dewan Keamanan Nasional mengatakan Amerika Serikat sebelumnya telah mengirim tim penyelidik dan jaksa internasional untuk membantu Kantor Kejaksaan Agung Ukraina dalam mempersiapkan kasus kejahatan perang.

Otoritas Ukraina dan Barat mengatakan ada bukti pembunuhan dan eksekusi, penembakan infrastruktur sipil, deportasi paksa, penculikan anak, penyiksaan, kekerasan seksual dan penahanan ilegal.

Anggota Parlemen dari Partai Republik dan Partai Demokrat menuduh Pentagon secara efektif merusak penuntutan kejahatan perang terhadap Rusia dengan menghalangi pembagian intelijen militer AS dengan ICC.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!