Putin Disebut Cuma Mengulur Waktu, Bakal Balas Dendam ke Prigozhin

Jum'at, 21 Juli 2023 - 15:57 WIB
Pada akhir Juni, Prigozhin menuduh Kementerian Pertahanan Rusia melakukan serangan rudal terhadap posisi Wagner di lokasi yang dirahasiakan di Ukraina, yang dia klaim telah membunuh "sejumlah besar" tentara bayaran.

Dalam omelannya, Prigozhin mengatakan Kementerian Pertahanan Rusia "harus dihentikan" dan orang-orang yang bertanggung jawab atas kematian pejuang Wagner harus dihukum. Dinas keamanan Moskow menanggapi dengan mengumumkan kasus kriminal terhadap Prigozhin, menuduhnya menghasut pemberontakan bersenjata.

Dalam satu hari setelah pengumuman Prigozhin, pejuang Wagner merebut kota Rusia selatan Rostov-on-Don, komando pusat perangnya di Ukraina, dan menuju ke Moskow.

Beberapa hari kemudian, Presiden Belarusia Alexander Lukashenko menengahi kesepakatan damai, memaksa Prigozhin untuk membatalkan kudeta dengan imbalan kekebalan di Belarusia.

Baca Juga: Belarusia Bakal Gelar Latihan Bersama Wagner Dekat Perbatasan Polandia

"Video itu adalah dakwaan paling pedas dari alasan Putin untuk perang," kata Burns kepada Kelly, menambahkan bahwa itu menunjukkan kelemahan dan melukai citra yang dibangun Putin sebagai penengah ketertiban.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!