Aksi Penembakan Pecah di Auckland Jelang Partai Pembuka Piala Dunia Wanita, 2 Tewas

Kamis, 20 Juli 2023 - 14:59 WIB
"Sejauh ini kami merasa aman," katanya.

Pelaku penembakan, Matu Tangi Matua Reid yang berusia 24 tahun, mengamuk di lokasi konstruksi dengan shotgun, membuat pusat kesibukan di kota terbesar Selandia Baru di lockdown.

Pria itu dikenal polisi dan memiliki riwayat kekerasan keluarga serta masalah kesehatan mental. Dia telah dikenakan perintah penahanan rumah tetapi memiliki pengecualian untuk bekerja di lokasi tersebut. Dia tidak memiliki lisensi untuk memiliki senjata api.

Perdana Menteri (PM) Selandia Baru Chris Hipkins mengatakan serangan itu tidak dipandang sebagai tindakan terorisme.

"Turnamen akan berjalan sesuai rencana," dia menegaskan.

Hipkins juga mengatakan polisi telah menetralisir ancaman tersebut dan masyarakat dapat diyakinkan bahwa tidak ada risiko yang berkelanjutan, meskipun tidak ada motif politik atau ideologis untuk serangan itu yang teridentifikasi.

Hipkins menambahkan bahwa pria bersenjata itu telah mempersenjatai dirinya dengan shotgun ketika dia tiba di lokasi konstruksi di Queen Street pada Kamis pagi.

"Saya berterima kasih pria dan wanita pemberani dari kepolisian Selandia Baru yang menghadapi baku tembak, langsung menuju bahaya, untuk menyelamatkan nyawa orang lain," ucap Hipkins.

"Situasi seperti ini bergerak cepat dan tindakan orang-orang yang mempertaruhkan hidup mereka untuk menyelamatkan orang lain sungguh heroik," imbuhnya.

Baca Juga: PM Selandia Baru Tidak Setuju Biden Sebut Xi Jinping Diktator
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!