Setelah CIA, Giliran MI6 Ingin Rekrut Warga Rusia Jadi Mata-mata
Rabu, 19 Juli 2023 - 17:49 WIB
Sebelumnya langkah serupa juga telah dilakukan badan intelijen Amerika Serikat (AS), CIA. Lewat sebuah video yang dirilis di aplikasi perpesanan Telegram, mereka mendesak warga sipil Rusia yang tidak senang dengan kebijakan Presiden Vladimir Putin untuk memberikan informasi intelijen tentang negaranya.
Video tersebut juga merinci bagaimana informasi dapat dikirim menggunakan browser Tor untuk mengakses dark web dan alat untuk mengenkripsi komunikasi.
Baca Juga: Lewat Video, CIA Desak Warga Rusia Mata-matai Negaranya
Direktur CIA, William Burns mengakui, pihaknya gencar merekrut mata-mata di Rusia memanfaatkan kesempatan melemahnya posisi Presiden Vladimir Putin.
Burns mengatakan bahwa perang di Ukraina telah menjadi kegagalan strategis bagi Rusia dan Putin telah mengubah Rusia menjadi "mitra dan koloni junior" China.
Video tersebut juga merinci bagaimana informasi dapat dikirim menggunakan browser Tor untuk mengakses dark web dan alat untuk mengenkripsi komunikasi.
Baca Juga: Lewat Video, CIA Desak Warga Rusia Mata-matai Negaranya
Direktur CIA, William Burns mengakui, pihaknya gencar merekrut mata-mata di Rusia memanfaatkan kesempatan melemahnya posisi Presiden Vladimir Putin.
Burns mengatakan bahwa perang di Ukraina telah menjadi kegagalan strategis bagi Rusia dan Putin telah mengubah Rusia menjadi "mitra dan koloni junior" China.
Lihat Juga :