Putus Kontrak dengan Kremlin, Tentara Bayaran Wagner Angkat Kaki dari Afrika

Minggu, 09 Juli 2023 - 19:47 WIB
Departemen Pertahanan CAR menyatakan tentara Wagner yang meninggalkan Afrika telah menolak untuk menandatangani kontrak baru dengan kementerian pertahanan Rusia. "Antara 1.300 dan 1.400 pasukan Wagner tetap berada di negara itu," kata seorang pejabat kepada Sky News.

Sebelumnya, tentara bayaran Wagner telah dituduh melakukan kekejaman di CAR. Menurut laporan The Sentry, organisasi anti-korupsi yang berbasis di Washington, tentara bayaran pimpinan Prigozhin menjarah sumber daya nasional negara itu, termasuk emas dan berlian.

Sejak 2019, anggota milisi dilaporkan telah dilatih oleh personel Wagner dalam teknik penyiksaan dan pembunuhan "ultra-kekerasan", termasuk memotong jari dan kaki, mencabut paku, mencekik, melempar bahan bakar, dan membakar orang hidup-hidup.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!