AS: Berakhirnya Embargo Senjata Iran Berbahaya untuk Stabilitas Timur Tengah

Senin, 27 Juli 2020 - 14:14 WIB
"Jika Dewan Keamanan (DK) gagal memperpanjang embargo senjata pada 18 Oktober, Iran akan dapat dengan bebas membeli dan menjual senjata-senjata ini Bayangkan seperti apa wilayah ini jika ini terjadi, konflik di tempat-tempat seperti Suriah dan Yaman pasti akan meningkat," sambungnya.

Langkah AS ini sendiri tampaknya akan hambatan yang sangat besar, yakni Rusia dan China. Dua negara sekutu Iran tersebut memiliki hak veto di DK PBB, yang bisa menggagalkan setiap upaya AS di badan PBB itu.

( Baca juga: Bahan Baku Melimpah, Indonesia Berpeluang Jadi Produsen Mobil Listrik )

Namun, Washington telah memperingatkan bahwa pihaknya dapat menggunakan langkah hukum yang dipersengketakan untuk mengembalikan sanksi PBB yang luas terhadap Iran jika DK PBB tidak memperpanjang embargo senjata.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!