Ribuan Demonstran Israel Tuntut Netanyahu Mundur: Kami Muak dengan Koruptor!
Senin, 27 Juli 2020 - 08:55 WIB
Israel awalnya mendapat pujian karena respons cepat terhadap wabah virus corona baru penyebab Covid-19, tetapi pemerintah mendapat kecaman di tengah munculnya kasus-kasus infeksi baru setelah pembatasan dicabut mulai akhir April.
Setelah melaporkan lebih dari 1.000 kasus infeksi baru virus corona dalam sehari selama beberapa minggu terakhir, pemerintah telah memberlakukan kembali beberapa pembatasan, termasuk menutup bar, kelab malam dan pusat kebugaran.
Negara berpenduduk sekitar 9 juta orang tersebut sejauh ini telah melaporkan 60.496 kasus infeksi virus corona yang dikonfirmasi, termasuk 455 kematian.
Pada hari Sabtu, ribuan pemrotes juga berdemonstrasi di kota pesisir Tel Aviv. Massad frustrasi dengan dampak pembatasan terhadap ekonomi, di mana banyak keluarga yang menganggur dan berpenghasilan rendah mengatakan pemerintah tidak cukup berbuat sesuatu untuk membantu mereka.
Pengangguran di Israel telah melonjak dari 3,4 persen pada Februari menjadi 27 persen pada April, sebelum turun sedikit pada Mei menjadi 23,5 persen.
Setelah melaporkan lebih dari 1.000 kasus infeksi baru virus corona dalam sehari selama beberapa minggu terakhir, pemerintah telah memberlakukan kembali beberapa pembatasan, termasuk menutup bar, kelab malam dan pusat kebugaran.
Negara berpenduduk sekitar 9 juta orang tersebut sejauh ini telah melaporkan 60.496 kasus infeksi virus corona yang dikonfirmasi, termasuk 455 kematian.
Pada hari Sabtu, ribuan pemrotes juga berdemonstrasi di kota pesisir Tel Aviv. Massad frustrasi dengan dampak pembatasan terhadap ekonomi, di mana banyak keluarga yang menganggur dan berpenghasilan rendah mengatakan pemerintah tidak cukup berbuat sesuatu untuk membantu mereka.
Pengangguran di Israel telah melonjak dari 3,4 persen pada Februari menjadi 27 persen pada April, sebelum turun sedikit pada Mei menjadi 23,5 persen.
(min)
Lihat Juga :