Al-Qur'an Dibakar saat Iduladha di Swedia, Dunia Arab Marah
Kamis, 29 Juni 2023 - 18:57 WIB
"Pemerintah dan rakyat Republik Islam Iran tidak mentoleransi penghinaan seperti itu dan mengutuk keras," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Nasser Kanani.
“Pemerintah Swedia diharapkan serius mempertimbangkan prinsip tanggung jawab dan akuntabilitas dalam hal ini, sekaligus mencegah terulangnya penghinaan terhadap tempat suci,” ujarnya.
Kerajaan Arab Saudi, yang menampung sekitar 1,8 juta jemaah haji, juga mengecam pembakaran Al-Qur'an.
“Tindakan penuh kebencian dan berulang ini tidak dapat diterima dengan alasan apa pun,” kata Kementerian Luar Negeri Saudi.
Mesir, negara terpadat di dunia Arab, menyebut pembakaran Al-Qur'an sebagai "tindakan tercela yang memprovokasi perasaan umat Islam" saat mereka merayakan Iduladha.
Liga Arab yang bermarkas di Kairo mencap pembakaran Al-Qur'an sebagai "serangan terhadap inti keyakinan Islam".
Kuwait menyerukan para pelaku “tindakan permusuhan” semacam itu untuk diadili. “Dicegah menggunakan prinsip kebebasan sebagai taktik untuk membenarkan permusuhan terhadap Islam atau agama suci apa pun," kata pemerintah Kuwait.
“Pemerintah Swedia diharapkan serius mempertimbangkan prinsip tanggung jawab dan akuntabilitas dalam hal ini, sekaligus mencegah terulangnya penghinaan terhadap tempat suci,” ujarnya.
Arab Saudi
Kerajaan Arab Saudi, yang menampung sekitar 1,8 juta jemaah haji, juga mengecam pembakaran Al-Qur'an.
“Tindakan penuh kebencian dan berulang ini tidak dapat diterima dengan alasan apa pun,” kata Kementerian Luar Negeri Saudi.
Mesir
Mesir, negara terpadat di dunia Arab, menyebut pembakaran Al-Qur'an sebagai "tindakan tercela yang memprovokasi perasaan umat Islam" saat mereka merayakan Iduladha.
Liga Arab
Liga Arab yang bermarkas di Kairo mencap pembakaran Al-Qur'an sebagai "serangan terhadap inti keyakinan Islam".
Kuwait
Kuwait menyerukan para pelaku “tindakan permusuhan” semacam itu untuk diadili. “Dicegah menggunakan prinsip kebebasan sebagai taktik untuk membenarkan permusuhan terhadap Islam atau agama suci apa pun," kata pemerintah Kuwait.
Lihat Juga :