Putin Marah atas Kudeta Wagner: Musuh Ingin Rusia Tercekik Perselisihan Sipil Berdarah
Selasa, 27 Juni 2023 - 06:53 WIB
Presiden Rusia itu mengisyaratkan agar Wagner Group tetap tertutup, dengan mengatakan bahwa para tentara bayaran tersebut memiliki pilihan untuk menandatangani kontrak dengan Kementerian Pertahanan atau pindah ke Belarusia jika mereka mau, sebagai bagian dari penyelesaian yang dinegosiasikan dengan Presiden Belarusia Alexander Lukashenko.
Kremlin sebelumnya mengatakan bahwa kesepakatan itu menjamin perjalanan aman Prigozhin ke Belarusia, tetapi pernyataan Putin menunjukkan bahwa para tentara bayaran Wagner lainnya dapat mengikuti Prigozhin ke Belarusia.
“Mayoritas komandan dan petempur Wagner adalah patriot. Mereka dimanfaatkan secara diam-diam terhadap saudara seperjuangan mereka,” katanya.
Tak lama setelah pidato Putin, Kremlin merilis sebuah video yang memperlihatkan presiden Rusia bertemu dengan kepala dinas keamanan domestik utama Rusia, termasuk Menteri Pertahanan Sergei Shoigu, yang disumpah oleh Prigozhin untuk disingkirkan selama pemberontakannya.
Penampilan Putin yang tidak terjadwal terjadi hanya beberapa jam setelah Prigozhin mengeluarkan pernyataan 11 menit yang menantang di mana dia membela pemberontakan Wagner Group dan menyangkal bahwa dia telah berusaha untuk menggulingkan presiden Rusia.
Baca Juga: Bos Wagner Tinggalkan Kotak Berisi Uang Rp700 Miliar usai Kudeta Militer Rusia
Prigozhin mengatakan pemberontakan telah menunjukkan bahwa ada masalah serius dengan keamanan di seluruh wilayah negara Rusia dan bahwa masyarakat menuntutnya karena kegagalan kepemimpinan militer Rusia dalam invasi ke Ukraina.
“Bukan tujuan kami untuk menggulingkan rezim,” kata Prigozhin dalam memo suara, yang diunggah ke halaman Telegram Concord Group miliknya.
Itu adalah pernyataan pertamanya sejak pukul 18.30 pada hari Sabtu, ketika dia meninggalkan kota Rostov, Rusia selatan, dengan pasukan Wagnernya.
Kremlin sebelumnya mengatakan bahwa kesepakatan itu menjamin perjalanan aman Prigozhin ke Belarusia, tetapi pernyataan Putin menunjukkan bahwa para tentara bayaran Wagner lainnya dapat mengikuti Prigozhin ke Belarusia.
“Mayoritas komandan dan petempur Wagner adalah patriot. Mereka dimanfaatkan secara diam-diam terhadap saudara seperjuangan mereka,” katanya.
Tak lama setelah pidato Putin, Kremlin merilis sebuah video yang memperlihatkan presiden Rusia bertemu dengan kepala dinas keamanan domestik utama Rusia, termasuk Menteri Pertahanan Sergei Shoigu, yang disumpah oleh Prigozhin untuk disingkirkan selama pemberontakannya.
Penampilan Putin yang tidak terjadwal terjadi hanya beberapa jam setelah Prigozhin mengeluarkan pernyataan 11 menit yang menantang di mana dia membela pemberontakan Wagner Group dan menyangkal bahwa dia telah berusaha untuk menggulingkan presiden Rusia.
Baca Juga: Bos Wagner Tinggalkan Kotak Berisi Uang Rp700 Miliar usai Kudeta Militer Rusia
Prigozhin mengatakan pemberontakan telah menunjukkan bahwa ada masalah serius dengan keamanan di seluruh wilayah negara Rusia dan bahwa masyarakat menuntutnya karena kegagalan kepemimpinan militer Rusia dalam invasi ke Ukraina.
“Bukan tujuan kami untuk menggulingkan rezim,” kata Prigozhin dalam memo suara, yang diunggah ke halaman Telegram Concord Group miliknya.
Itu adalah pernyataan pertamanya sejak pukul 18.30 pada hari Sabtu, ketika dia meninggalkan kota Rostov, Rusia selatan, dengan pasukan Wagnernya.
Lihat Juga :