8 Tradisi Iduladha di 6 Benua, Menyalakan Obor dan Dupa Paling Populer di Asia

Minggu, 25 Juni 2023 - 07:59 WIB
Di Meksiko, misalnya, sementara Muslim kurang dari 0,2 persen dari populasi, menurut sensus pemerintah tahun 2020, imigran dan orang Meksiko yang masuk Islam membentuk komunitas Muslim di sana. Perayaan Iduladha berputar di sekitar makanan, doa, dan waktu keluarga.

6. Agenda Multikultural di Amerika Utara



Foto/Reuters

Menurut Pew Research Center, ada hampir empat juta Muslim di Amerika Serikat. Data pemerintah Kanada dari tahun 2022 menyebutkan jumlahnya lebih dari 1,7 juta di Kanada.

Kedua negara ini menjadi tuan rumah bagi komunitas imigran yang bersemangat yang membawa tradisi Iduladha dari negara asal mereka, dengan masjid-masjid yang mengadakan pertemuan multikultural pada pagi hari Iduladha.

7. Berbagi Makanan di Eropa



Foto/Reuters

Komunitas minoritas, termasuk pengungsi dan imigran, merayakan Iduladha di seluruh benua. Mereka yang melarikan diri dari kekerasan atau penganiayaan dari beberapa bagian Afrika, Asia, dan Timur Tengah akan merayakan kesempatan tersebut berkat bantuan dari kelompok bantuan.

Di Ukraina, tentara Muslim telah berhasil, dalam satu tahun terakhir, untuk beristirahat dari pertempuran dalam pertempuran mereka dengan Rusia, merayakan Iduladha dengan berbagi makanan dengan rekan senegaranya.

8. Menunjukkan Toleransi Beragama di Australia



Foto/Reuters

Menurut angka pemerintah tahun 2021, Lebih dari 800.000 orang di Australia beragama Islam, sebagian besar merupakan bagian dari komunitas imigran.

Toko-toko yang menjual pakaian dan dekorasi bermunculan di Sydney, sementara para tamu dan mualaf dipersilakan untuk mengambil makanan oleh kelompok Muslim setempat.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!