AS Terganggu dengan Rencana Israel Bangun 4.000 Rumah Baru di Tepi Barat

Selasa, 20 Juni 2023 - 02:00 WIB
Miiler juga meminta pemerintah Israel untuk memenuhi komitmen yang dibuatnya di Aqaba, Yordania dan Sharm el-Sheikh, Mesir untuk kembali ke dialog yang ditujukan untuk de-eskalasi.

Menurut penyiar publik Israel KAN, Israel juga akan mulai memajukan reformasi peradilan mulai minggu ini. Israel telah berada dalam kekacauan politik dalam beberapa bulan terakhir atas reformasi peradilan yang direncanakan oleh pemerintah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, yang dipandang oposisi sebagai perebutan kekuasaan demi otoritas eksekutif.

Baca juga: AS Respons Perintah Israel Beri Lampu Hijau Permukiman Ilegal

Netanyahu, bagaimanapun, menegaskan bahwa rencananya akan meningkatkan demokrasi dan memulihkan keseimbangan antara cabang pemerintahan legislatif, eksekutif dan yudikatif.

Pada bulan Maret, Netanyahu, yang diadili karena korupsi, tunduk pada tekanan dan mengumumkan penghentian sementara rencana tersebut di tengah protes di seluruh negeri.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!