Sebut Tel Aviv Sebagai Palestina, Pramugari Ryanair Dapat Peringatan
Sabtu, 17 Juni 2023 - 01:42 WIB
“Saya sangat akrab dengan pekerjaan Simon Wiesenthal Center. Bukan kebijakan Ryanair (atau praktik kru kami) untuk menyebut Tel Aviv berada di negara lain selain Israel,” tulis surat Wilson kepada SWC seperti dikutip dari The Jerusalem Post, Sabtu (17/6/2023).
Menurut surat itu, pramugari tersebut telah mendapat peringatan untuk memastikan kejadian itu tidak terulang lagi. Wilson juga mengatakan bahwa Ryanair 100% yakin bahwa kesalahan ini tidak disengaja tanpa nuansa atau niat politis.
Ryanair juga mengklaim penumpang mendamprat sang pramugari.
"Beberapa penumpang mengeluh di atas pesawat dan ketika kru menyadari apa yang telah diumumkan, anggota kru membuat PA kedua untuk meminta maaf dan memperbaiki kesalahan ini," lanjut surat itu.
Lebih lanjut dikatakan bahwa polisi dipanggil untuk menemui pesawat yang mendarat di Tel Aviv setelah sejumlah kecil penumpang "terus bersikap kasar" terhadap awak pesawat meskipun telah meminta maaf.
Baca Juga: Ekspor Senjata Israel Cetak Rekor, Seperempatnya Disumbangkan Negara Arab
Menurut surat itu, pramugari tersebut telah mendapat peringatan untuk memastikan kejadian itu tidak terulang lagi. Wilson juga mengatakan bahwa Ryanair 100% yakin bahwa kesalahan ini tidak disengaja tanpa nuansa atau niat politis.
Ryanair juga mengklaim penumpang mendamprat sang pramugari.
"Beberapa penumpang mengeluh di atas pesawat dan ketika kru menyadari apa yang telah diumumkan, anggota kru membuat PA kedua untuk meminta maaf dan memperbaiki kesalahan ini," lanjut surat itu.
Lebih lanjut dikatakan bahwa polisi dipanggil untuk menemui pesawat yang mendarat di Tel Aviv setelah sejumlah kecil penumpang "terus bersikap kasar" terhadap awak pesawat meskipun telah meminta maaf.
Baca Juga: Ekspor Senjata Israel Cetak Rekor, Seperempatnya Disumbangkan Negara Arab
Lihat Juga :