Bertemu Xi Jinping, Presiden Palestina Dukung Kebijakan China soal Muslim Uighur

Jum'at, 16 Juni 2023 - 20:38 WIB
Pernyataan bersama itu menggemakan klaim China seputar penahanan lebih dari 1 juta warga Uighur, Kazakh, dan minoritas Muslim lainnya di pusat penahanan seperti penjara dengan sedikit atau tanpa alasan hukum—seringkali hanya karena memiliki kerabat yang belajar di luar negeri atau mengunduh Al-Qur'an di ponsel mereka.

China mengatakan kompleks pusat-pusat penahanan yang dijaga ketat dan didokumentasikan secara luas dimaksudkan untuk menanamkan patriotisme, membersihkan radikalisme yang tersebar di internet dan memberikan pelatihan kejuruan—dan sekarang telah ditutup.

Kritikus mengatakan banyak dari pusat penahanan yang telah diubah menjadi penjara.

China telah berkampanye keras untuk melawan kritik dari luar, dan dalam persaingan untuk sumber daya dan pasar, negara-negara Arab hampir tidak pernah secara terbuka menyatakan keprihatinan atas perlakuan Beijing terhadap minoritas Muslim di Xinjiang.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!