Sudan Temukan 28 Mayat Perwira Komplotan Kudeta terhadap Bashir

Jum'at, 24 Juli 2020 - 14:24 WIB
Pada April 1990, para perwira mengepung markas tentara dan beberapa barak sebelum ditangkap dan dibunuh.

Bashir, 76, dan banyak pembantunya telah ditahan di penjara Khartoum di Kober atas berbagai tuduhan sejak digulingkan.

Dia telah dihukum karena korupsi dan saat ini sedang diadili atas kudeta militer 1989 yang didukung kelompok Islamis yang membawanya ke tampuk kekuasaan.

Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) juga ingin mengadili Bashir karena genosida dan kejahatan perang yang dilakukan di wilayah Darfur, di mana 300.000 orang tewas dan 2,5 juta lainnya terpaksa mengungsi.

Sudan, sejak Agustus 2019, dipimpin oleh pemerintahan mayoritas sipil yang memimpin periode transisi tiga tahun. (Baca juga: Sudan Cabut Beberapa Syariat Islam, Muslim Murtad Tak Dihukum Mati )

Pihak berwenang telah bersumpah untuk menyelidiki tindakan yang dilakukan di bawah pemerintahan Bashir serta kekerasan selama protes tahun lalu, yang menyebabkannya digulingkan dari kekuasaan pada April 2019.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!