AL Sri Lanka Temukan 14 Jenazah di Kapal Nelayan China yang Terbalik

Rabu, 24 Mei 2023 - 22:50 WIB
Cuaca buruk menahan upaya penyelamatan, dengan Pusat Koordinasi Penyelamatan Gabungan (JRCC) di Canberra memperingatkan kondisi bertahan hidup yang "menantang".

Baca juga: Bawa 19 Penumpang, Kapal Mati Mesin di Tengah Laut

Kapal itu dimiliki oleh Perusahaan Perikanan Penglai Jinglu, salah satu perusahaan perikanan besar milik negara China. Kapal itu diizinkan untuk menangkap cumi-cumi terbang neon dan saury Pasifik, menurut Komisi Perikanan Pasifik Utara.

Kapal itu meninggalkan Cape Town di Afrika Selatan pada 5 Mei menuju Busan di Korea Selatan, menurut situs pelacakan Lalu Lintas Laut, yang terakhir menemukan kapal itu pada 10 Mei di tenggara Reunion, sebuah pulau kecil Prancis di Samudera Hindia.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!