Tak Sesuai Harapan, UEA Malu Sudah Normalisasi dengan Israel

Rabu, 24 Mei 2023 - 05:16 WIB
Al-Ketbi melanjutkan dengan mengomentari penghinaan yang dilakukan terhadap UEA oleh Israel.

"Pemerintah saya dan para penandatangan lainnya merasa malu di depan orang-orang Arab, dan mereka harus mengatakan sesuatu. Dan mereka menginginkan solusi untuk itu karena mereka banyak berinvestasi dalam Abraham Accords. Ini adalah kerugian besar bagi Israel ketika [Arab] Saudi berpihak pada Iran," paparnya.

Tidak jelas ketidaksepakatan mana antara UEA dan Israel yang disebut Al-Ketbi sebagai sumber rasa malu Abu Dhabi.

Namun, sejak menormalisasi hubungan pada tahun 2020, Israel terus mempertahankan pendudukan ilegalnya di Palestina dan terus memilih pemerintahan paling kanan dalam sejarah pemerintahan sayap kanannya.

Mencegah Israel mencaplok Tepi Barat adalah salah satu alasan yang dirujuk oleh UEA untuk membenarkan keputusannya menormalisasi hubungan dengan Israel.

Alih-alih menghentikan aneksasi, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menyerahkan kendali atas Tepi Barat yang diduduki kepada anggota ekstrem sayap kanan dari koalisinya.

Penodaan Masjid Al-Aqsa di Yerusalem oleh Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir juga menjadi sumber frustrasi UEA.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!