10 Sniper Paling Mematikan di Dunia, Ada yang Bunuh 505 Orang dalam Waktu Kurang dari 100 Hari

Rabu, 24 Mei 2023 - 04:19 WIB

7. Chris Kyle (Membunuh 160 Orang)



Foto/NY Daily News

Christopher Scott Kyle adalah sniper Navy SEAL Amerika Serikat yang menjalani empat tugas di Irak.

Kyle lahir di Odessa, Texas, pada 8 April 1974. Setelah bekerja sebagai petani, rodeo riderprofesional, dan pekerja peternakan, Kyle kemudian bergabung dengan Angkatan Laut atau Navy Amerika Serikat.

Dia pernah ditugaskan di elemen sniper SEAL Team-3 dan kemudian terlibat beberapa aksi intens di seluruh Irak.

Selama empat tur tugasnya, Chris Kyle mengumpulkan 160 pembunuhan yang dikonfirmasi di seluruh Irak di tempat-tempat seperti Ramadi, Fallujah, dan Baghdad.

Karena aksinya, para musuhnya di Irak menamainya Shaitan Ar-Ramadi (Setan Ramadi). Kelompok perlawanan Irak pernah menawarkan hadiah USD80.000 untuk pembunuhannya.

Setelah keluar dari militer pada tahun 2009, Kyle kembali ke AS. Nahasnya, Kyle dan teman baiknya, Chad Littlefield, dibunuh oleh Eddie Ray Routh (juga seorang veteran AS) saat mengunjungi lapangan tembak di Erath County, Texas.

8. Henry Norwest (Membunuh 115 Orang)



Foto/Briar Stewart/CBC

Henry "Ducky" Norwest merupakan sniper Kanada yang dikenal karena eksploitasinya dalam Perang Dunia I.

Lahir di Fort Saskatchewan, Alberta, pada 1 Mei 1884, Norwest awalnya bekerja sebagai pekerja peternakan, pemain rodeo, dan petugas Polisi Berkuda Royal Northwest sebelum akhirnya bergabung dengan Angkatan Darat Kanada pada 1915.

Dia pernah diberhentikan karena perilaku buruk hanya tiga bulan setelah karier militernya. Namun dia mendaftar ulang dengan nama yang berbeda dan ditugaskan ke Batalyon Infanteri Kanada ke-50. Dalam waktu kurang dari tiga tahun, Norwest mengumpulkan 115 pembunuhan yang dikonfirmasi.

Karena pengetahuannya yang luar biasa tentang taktik siluman dan kamuflase, Norwest sering dikirim dalam misi pengintaian ke jantung "No Man's Land". Dia dianugerahiMilitary Medal and Bar selama Pertempuran Vimy Ridge untuk kepahlawanannya.

Hanya tiga bulan sebelum pertempuran berhenti, Norwest ditemukan oleh sniper Jerman dan terbunuh sebelum dia dapat membalas tembakan pada 18 Agustus 1918.

9. Adelbert Waldron (Membunuh 109 Orang)



Foto/Infantry.com

Adelbert F "Bert" Waldron III adalah sniper Angkatan Darat Amerika Serikat yang bertugas di Divisi Infanteri ke-9 selama Perang Vietnam.

Sebelum bertugas di Angkatan Darat, Waldron menghabiskan sekitar 12 tahun di Angkatan Laut Amerika Serikat.

Setelah dipindahkan ke Angkatan Darat, dia ditugaskan ke kapal PBR untuk berpatroli di Delta Mekong di Vietnam. Dalam waktu kurang dari delapan bulan, Waldron mengumpulkan 109 pembunuhan musuh yang mencengangkan.

Dalam satu contoh, Waldron dilaporkan menjatuhkan seorang tentara musuh pada jarak lebih dari 900 yard dari kapalnya yang bergerak.

Setelah meninggalkan Vietnam, Waldron kemudian ditugaskan ke Fort Benning, Georgia, di mana dia menjabat sebagai instruktur keahlian menembak Angkatan Darat.

Namun, masa tinggal Waldron di Georgia berumur pendek, karena dia meninggalkan Angkatan Darat pada tahun 1970 dan kemudian meninggal pada 18 Oktober 1995 pada usia 62 tahun.

10. Chuck Mawhinney (Membunuh 103 Orang)



Foto/Courtesy ofChuck Mawhinney

Charles Benjamin "Chuck" Mawhinney adalah mantan Marinir Amerika Serikat yang bertugas selama 16 bulan di militer selama Perang Vietnam. Sebagai sniper, Mawhinney dikreditkan dengan 103 pembunuhan yang dikonfirmasi.

Setelah dinyatakan "lelah bertempur" oleh seorang pendeta, Mawhinney kemudian dipindahkan ke Amerika Serikat, di mana dia bertugas sebagai instruktur keahlian menembak di bekas markasnya, Camp Pendleton. Dia kemudian meninggalkan Korps Marinir pada tahun 1970 dan bekerja dengan Dinas Kehutanan AS sampai pensiun.

Mawhinney tidak pernah menyebutkan atau mendiskusikan pencapaiannya kepada keluarga atau teman, lebih memilih untuk diam tentang waktunya di Marinir.

Namun, pada tahun 1991, eksploitasi Mawhinney diceritakan oleh sesama sniper; Joseph Ward, dalam bukunya "Dear Mom: A Sniper's Vietnam".

Setelah dokumentasi membuktikan bahwa Mawhinney memiliki 103 pembunuhan yang dikonfirmasi selama perang, dia secara resmi diakui oleh Korps Marinir sebagai yang paling banyak tercatat membunuh dalam sejarah Marinir Amerika.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!