10 Bekas Tempat Uji Coba Nuklir di Dunia yang Merusak Kesehatan Manusia dan Lingkungan

Rabu, 17 Mei 2023 - 23:28 WIB
Bikini Atoll adalah salah satu tempat ujicoba nuklir Amerika Serikat selama Perang Dingin.

Antara tahun 1946 dan 1958, Amerika Serikat melakukan sekitar 23 ujicoba nuklir di sana. Saat ini, pulau-pulau di Bikini Atoll masih kosong karena tercemar radiasi.

5. Novaya Zemlya, Rusia



Foto: TASS

Novaya Zemlya adalah sebuah kepulauan yang terletak di Laut Barents, utara Rusia.

6. Maralinga, Australia



Foto: ABC

Maralinga adalah sebuah wilayah yang terletak di Australia Selatan dan pernah digunakan oleh pemerintah Inggris untuk melakukan ujicoba nuklir antara tahun 1956 dan 1963.

Total ada tujuh ujicoba nuklir yang dilakukan di Maralinga, termasuk pengujian bom termonuklir. Ujicoba nuklir ini menyebabkan kerusakan lingkungan yang signifikan dan berdampak buruk pada kesehatan masyarakat lokal serta para pekerja yang terlibat dalam pengujian.

7. Lop Nur, China



Foto: OrangeSmile

Lop Nur adalah sebuah daerah padang pasir yang terletak di provinsi Xinjiang, barat laut China, dan pernah digunakan oleh pemerintah China untuk melakukan ujicoba nuklir. Pada periode tahun 1964 hingga 1996, terdapat 45 kali ujicoba nuklir yang dilakukan di Lop Nur. Sebagian besar ujicoba nuklir yang dilakukan di Lop Nur menggunakan bom hidrogen.

Akibat ujicoba nuklir ini, banyak penduduk lokal yang terkena dampak radiasi dan menderita berbagai macam penyakit. Selain itu, ujicoba nuklir ini juga menyebabkan kerusakan lingkungan yang luas, seperti tanah yang terkontaminasi radiasi dan hilangnya spesies flora dan fauna yang endemik.

8. Reggane, Aljazair



Foto: Dark Tourists

Ujicoba nuklir yang dilakukan di Reggane, termasuk pengujian bom nuklir yang pertama kali dilakukan di wilayah tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!