Ukraina Tembak Jatuh 6 Rudal Hipersonik Kinzhal Rusia dalam Semalam
Selasa, 16 Mei 2023 - 23:27 WIB
Enam Kinzhal, rudal balistik yang bergerak hingga 10 kali kecepatan suara, termasuk di antara 18 rudal yang ditembakkan Rusia ke Ukraina semalam, menerangi Kiev dengan kilatan dan menghujani puing-puing setelah diledakkan dari langit.
Otoritas kota di Ibu Kota Ukraina mengatakan tiga orang terluka oleh puing-puing yang berjatuhan.
"Kepadatannya luar biasa - jumlah maksimum serangan rudal dalam waktu singkat," kata Serhiy Popko, kepala administrasi militer kota Kiev, di Telegram.
Zvezda mengutip kementerian Rusia yang mengatakan serangan itu ditujukan ke unit tempur Ukraina dan tempat penyimpanan amunisi.
Awal bulan ini, Ukraina mengklaim telah menembak jatuh satu rudal Kinzhal di atas Kiev untuk pertama kalinya menggunakan sistem pertahanan udara Patriot AS yang baru dikerahkan.
Rudal Kinzhal, yang namanya berarti belati, dapat membawa hulu ledak konvensional atau nuklir hingga jarak 2.000 km. Rusia menggunakan senjata itu dalam peperangan untuk pertama kalinya di Ukraina tahun lalu dan hanya mengakui menembakkan rudal tersebut dalam beberapa kesempatan.
Presiden Rusia Vladimir Putin sering menggembar-gemborkan Kinzhal sebagai bukti perangkat keras militer Rusia yang mengalahkan dunia, yang mampu menghadapi NATO.
Baca Juga: Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 21 Drone Tempur Ukraina
Dengan pasukan Ukraina bersiap untuk melakukan ofensif untuk pertama kalinya dalam enam bulan, Rusia kini meluncurkan serangan udara jarak jauh dalam frekuensi tertinggi selama perang.
Otoritas kota di Ibu Kota Ukraina mengatakan tiga orang terluka oleh puing-puing yang berjatuhan.
"Kepadatannya luar biasa - jumlah maksimum serangan rudal dalam waktu singkat," kata Serhiy Popko, kepala administrasi militer kota Kiev, di Telegram.
Zvezda mengutip kementerian Rusia yang mengatakan serangan itu ditujukan ke unit tempur Ukraina dan tempat penyimpanan amunisi.
Awal bulan ini, Ukraina mengklaim telah menembak jatuh satu rudal Kinzhal di atas Kiev untuk pertama kalinya menggunakan sistem pertahanan udara Patriot AS yang baru dikerahkan.
Rudal Kinzhal, yang namanya berarti belati, dapat membawa hulu ledak konvensional atau nuklir hingga jarak 2.000 km. Rusia menggunakan senjata itu dalam peperangan untuk pertama kalinya di Ukraina tahun lalu dan hanya mengakui menembakkan rudal tersebut dalam beberapa kesempatan.
Presiden Rusia Vladimir Putin sering menggembar-gemborkan Kinzhal sebagai bukti perangkat keras militer Rusia yang mengalahkan dunia, yang mampu menghadapi NATO.
Baca Juga: Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 21 Drone Tempur Ukraina
Dengan pasukan Ukraina bersiap untuk melakukan ofensif untuk pertama kalinya dalam enam bulan, Rusia kini meluncurkan serangan udara jarak jauh dalam frekuensi tertinggi selama perang.
Lihat Juga :