Korban Aliran Sesat di Kenya Objek Perdagangan Organ?

Selasa, 09 Mei 2023 - 21:05 WIB
Dokumen pengadilan yang diajukan pada hari Senin mengatakan beberapa mayat telah diambil organnya, dengan polisi menuduh para tersangka terlibat dalam pengambilan paksa bagian tubuh.

"Laporan postmortem telah menetapkan organ yang hilang di beberapa tubuh korban yang telah digali," kata inspektur kepala Martin Munene dalam surat pernyataan yang diajukan ke pengadilan Nairobi seperti dikutip dari The Guardian.

Diyakini bahwa perdagangan organ tubuh manusia telah terkoordinasi dengan baik yang melibatkan beberapa pemain, katanya, tanpa memberikan rincian tentang dugaan perdagangan tersebut.

Munene mengatakan Ezekiel Odero, seorang televangelist terkenal yang ditangkap bulan lalu sehubungan dengan kasus yang sama dan diberikan jaminan pada hari Kamis, telah menerima transaksi uang tunai yang sangat besar. Diduga uang itu dari pengikut Mackenzie yang menjual properti mereka atas permintaan pemimpin sekte tersebut.

Pengadilan Nairobi memerintahkan pihak berwenang untuk membekukan lebih dari 20 rekening bank milik Odero selama 30 hari.

Baca Juga: Korban Tewas Aliran Sesat Kenya Capai 95 Orang, 8 di Antaranya Anak-anak

Sebanyak 112 orang sejauh ini dipastikan tewas, kata menteri dalam negeri, Kithure Kindiki, Selasa setelah tiba di Malindi untuk mengawasi dimulainya kembali penggalian, yang ditangguhkan pekan lalu karena cuaca buruk.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!