Polisi Paris Dikecam karena Izinkan Demonstrasi Neo-Nazi
Selasa, 09 Mei 2023 - 06:30 WIB
Seperti dilaporkan AFP, aksi protes itu disahkan oleh otoritas kota. Polisi Paris terlihat berpatroli di dekatnya. Senator Partai Sosialis David Assouline meminta Menteri Dalam Negeri Gerald Darmanin untuk "menjelaskan diri sendiri".
"Tidak dapat diterima membiarkan 500 neo-Nazi dan fasis berparade di jantung kota Paris. Organisasi mereka, tampilan ideologi, slogan, lencana mereka sama saja dengan penghinaan terhadap orang mati sebagai hasutan untuk kebencian rasial," tulisnya di Twitter.
Prancis menandai hari libur tradisional 8 Mei pada hari Senin untuk memperingati kemenangan pasukan Sekutu atas Nazi Jerman pada tahun 1945 dan nyawa yang hilang dalam perang melawan fasisme.
Baca juga: Apa Itu Neo Nazi, Ancaman Baru Amerika Serikat Selain Rusia dan China
Ian Brossat, juru bicara Partai Komunis, bercanda bahwa "panci jelas lebih berbahaya daripada sepatu bot".
"Tidak dapat diterima membiarkan 500 neo-Nazi dan fasis berparade di jantung kota Paris. Organisasi mereka, tampilan ideologi, slogan, lencana mereka sama saja dengan penghinaan terhadap orang mati sebagai hasutan untuk kebencian rasial," tulisnya di Twitter.
Prancis menandai hari libur tradisional 8 Mei pada hari Senin untuk memperingati kemenangan pasukan Sekutu atas Nazi Jerman pada tahun 1945 dan nyawa yang hilang dalam perang melawan fasisme.
Baca juga: Apa Itu Neo Nazi, Ancaman Baru Amerika Serikat Selain Rusia dan China
Ian Brossat, juru bicara Partai Komunis, bercanda bahwa "panci jelas lebih berbahaya daripada sepatu bot".
Lihat Juga :