PM Australia Frustrasi soal Nasib Bos WikiLeaks Julian Assange
Sabtu, 06 Mei 2023 - 03:47 WIB
Pendiri WikiLeaks Julian Assange terancam diekstradisi ke AS oleh Inggris. PM Australia Anthony Albanese frustrasi soal nasib warganya tersebut. Foto/REUTERS
LONDON - Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese meluapkan frustrasinya atas penahanan yang berkelanjutan dan pengejaran Amerika Serikat (AS) terhadap pemimpin situs anti-kerahasiaan WikiLeaks Julian Assange.
Assange, warga Australia, masih ditahan di penjara Inggris dan Amerika terus menuntut ekstradisinya.
Amerika Serikat ingin sekali memenjarakan Assange atas tuduhan telah membocorkan berbagai dokumen rahasia Amerika, termasuk dugaan kejahatan perang AS di beberapa negara, melalui WikiLeaks.
"Ini perlu diselesaikan, kami sedang bekerja melalui saluran diplomatik, kami memperjelas posisi kami dalam kasus Assange," kata PM Albanese kepada ABC News pada Kamis malam dalam sebuah wawancara di Inggris, yang dilansir Jumat (5/5/2023).
Baca Juga: Bos WikiLeaks Julian Assange Bakal Diekstradisi ke AS, Ini Respons Australia
Assange telah ditahan di penjara Inggris selama empat tahun terakhir atau sejak dia ditangkap di Kedutaan Ekuador di London pada 2019.
Assange, warga Australia, masih ditahan di penjara Inggris dan Amerika terus menuntut ekstradisinya.
Amerika Serikat ingin sekali memenjarakan Assange atas tuduhan telah membocorkan berbagai dokumen rahasia Amerika, termasuk dugaan kejahatan perang AS di beberapa negara, melalui WikiLeaks.
"Ini perlu diselesaikan, kami sedang bekerja melalui saluran diplomatik, kami memperjelas posisi kami dalam kasus Assange," kata PM Albanese kepada ABC News pada Kamis malam dalam sebuah wawancara di Inggris, yang dilansir Jumat (5/5/2023).
Baca Juga: Bos WikiLeaks Julian Assange Bakal Diekstradisi ke AS, Ini Respons Australia
Assange telah ditahan di penjara Inggris selama empat tahun terakhir atau sejak dia ditangkap di Kedutaan Ekuador di London pada 2019.
Lihat Juga :