Sempat Bertempur, Israel-Palestina Capai Gencatan Senjata di Gaza
Rabu, 03 Mei 2023 - 18:47 WIB
Para pemimpin Palestina menuduh Israel menyebabkan kematian Adnan, orang Palestina pertama yang meninggal akibat mogok makan dalam tahanan Israel dalam lebih dari 30 tahun.
Di Gaza, faksi bersenjata Palestina termasuk Hamas dan Jihad Islam mengaku bertanggung jawab atas serangan roket yang ditembakkan ke Israel, di mana satu orang terluka parah.
Militer Israel mengatakan bahwa sebagai tanggapan, mereka menyerang pos-pos Hamas dan tempat-tempat persenjataan.
Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan seorang pria berusia 58 tahun tewas di kota Gaza utara akibat serangan udara Israel di kamp pelatihan Hamas di dekat rumahnya.
Putranya Adam (16) mengatakan sebuah batu bata yang terbang puluhan meter dari lokasi yang dibom menghantam langit-langit seng salah satu ruangan, tempat dia dan ayahnya tidur dan sebuah batu besar jatuh di dada ayahnya.
Baca Juga: Kematian Pemimpin Jihad Islam Picu Baku Tembak Israel dengan Militan Gaza
"Dia tidak bisa bernapas dengan baik. Kami membawanya ke rumah sakit, mereka mengatakan dia mengalami pendarahan internal dan meninggal saat fajar," kata sang putra sambil menunjuk ke sebuah lubang di langit-langit dan batu bata di lantai.
Di Gaza, faksi bersenjata Palestina termasuk Hamas dan Jihad Islam mengaku bertanggung jawab atas serangan roket yang ditembakkan ke Israel, di mana satu orang terluka parah.
Militer Israel mengatakan bahwa sebagai tanggapan, mereka menyerang pos-pos Hamas dan tempat-tempat persenjataan.
Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan seorang pria berusia 58 tahun tewas di kota Gaza utara akibat serangan udara Israel di kamp pelatihan Hamas di dekat rumahnya.
Putranya Adam (16) mengatakan sebuah batu bata yang terbang puluhan meter dari lokasi yang dibom menghantam langit-langit seng salah satu ruangan, tempat dia dan ayahnya tidur dan sebuah batu besar jatuh di dada ayahnya.
Baca Juga: Kematian Pemimpin Jihad Islam Picu Baku Tembak Israel dengan Militan Gaza
"Dia tidak bisa bernapas dengan baik. Kami membawanya ke rumah sakit, mereka mengatakan dia mengalami pendarahan internal dan meninggal saat fajar," kata sang putra sambil menunjuk ke sebuah lubang di langit-langit dan batu bata di lantai.
Lihat Juga :