Sekjen NATO: Ukraina Sudah Terima 98% dari Kendaraan Tempur yang Dijanjikan

Jum'at, 28 April 2023 - 13:20 WIB
Pemerintah China memandang Rusia sebagai sekutu diplomatik dalam menentang pengaruh AS dalam urusan global, dan Xi Jinping mengunjungi Moskow bulan lalu.

“Mungkin perang ini akan berakhir di meja perundingan,” kata Stoltenberg.

"[Tetapi] Ukraina-lah yang memutuskan apa syarat untuk pembicaraan dan format apa yang harus dimiliki setiap pembicaraan," imbuh dia, seperti dikutip Al Jazeera, Jumat (28/4/2023).

"[Bagaimanapun, setiap kemungkinan untuk negosiasi berarti mengharuskan Ukraina memiliki kekuatan militer yang diperlukan untuk mengirim pesan yang sangat jelas kepada Presiden [Rusia Vladimir] Putin bahwa dia tidak akan menang di medan perang," papar Stoltenberg.

Pekan lalu, perwakilan anggota NATO berkumpul di Ramstein di Jerman untuk pembicaraan yang diselenggarakan oleh Amerika Serikat untuk meninjau sistem pertahanan dan pasokan yang menurut Ukraina dibutuhkan.

Zelenskyy telah mendesak sekutu Barat untuk mengirim pesawat tempur modern dan rudal jarak jauh untuk membantu mengusir pasukan Rusia, tetapi negara-negara NATO sejauh ini menolak untuk memasok jet tempur buatan Barat.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!