Tak Berpartai, Kanye West Umumkan Pencalonan sebagai Presiden AS
Selasa, 21 Juli 2020 - 07:10 WIB
Diketahui, Tubman merupakan salah seorang tokoh paling dihormati pada abad ke-19 di AS. Sebagai orang keturunan Afrika yang pernah diperbudak di AS, dia melawan keras praktik itu dan membantu menyelamatkan budak lainnya ke kawasan utara sebelum bergabung dengan Union selama Perang Sipil. Dia lalu mendukung praktik aborsi. (Baca juga: Kassus Covid-19 Masih Tinggi, Masa Darurat di Malut Akan Berakhir)
Meski niatnya maju sebagai calon presiden sudah beberapa kali disampaikan sebelumnya, sejauh ini masyarakat AS masih belum tahu seberapa besar ambisi West menjadi presiden. Sebab, West telah ketinggalan beberapa gerbong kampanye dan pemilu sela di negara bagian. Karena itu, tak heran jika West dinilai menggunakan kampanye ini untuk menyampaikan pesan moral.
“Kebebasan tidak berasal dari pemilihan umum (pemilu). Kebebasan itu datang dari diri kalian sendiri dengan tidak membuka konten pornografi dan tidak melakukan aborsi,” tegas West yang tampil dengan gaya rambut bertuliskan 2020 di bagian belakang kepalanya.
West mengatakan tidak mengharamkan aborsi, tapi dia cenderung menghargai mereka yang sukarela dan dengan tulus melahirkan anak ke dunia. Jika terpilih menjadi presiden, dia berjanji akan memberikan kompensasi hingga USD1 juta kepada perempuan yang melahirkan.
West juga mengutip ayat dari Alkitab dan ajaran Kristiani beberapa kali sebelum kesedihannya pecah menjadi air mata saat bercerita tentang dirinya yang hampir diaborsi orang tuanya. “Aborsi dilegalkan untuk apa?” tanya West dalam pidatonya yang disiarkan melalui kanal YouTube itu dan stasiun televisi lokal.
“Ibu saya telah menyelamatkan saya. Ayah saya ingin agar ibu saya melakukan aborsi. Tapi, ibu menolak. Jika ibu tidak teguh, tidak akan ada Kanye West di dunia ini karena ayahnya terlalu sibuk memikirkan untuk menyingkirkan saya,” lanjutnya. (Baca juga: Bisnis Outlet Tak Laku, Pengusaha Pakaian Genjot Pasar Online)
Selain membahas aborsi dan pornografi, West juga membahas rasisme, pengemis, kepercayaan kepada Tuhan, dan kekuatan korporasi. “Di mata Tuhan, kita semua sama. Terkadang, manusia dikendalikan setan dan terkadang pula manusia dikendalikan lingkungan. Tapi, di dunia ini tidak ada yang buruk, melainkan hanya tersesat,” katanya.
Meski niatnya maju sebagai calon presiden sudah beberapa kali disampaikan sebelumnya, sejauh ini masyarakat AS masih belum tahu seberapa besar ambisi West menjadi presiden. Sebab, West telah ketinggalan beberapa gerbong kampanye dan pemilu sela di negara bagian. Karena itu, tak heran jika West dinilai menggunakan kampanye ini untuk menyampaikan pesan moral.
“Kebebasan tidak berasal dari pemilihan umum (pemilu). Kebebasan itu datang dari diri kalian sendiri dengan tidak membuka konten pornografi dan tidak melakukan aborsi,” tegas West yang tampil dengan gaya rambut bertuliskan 2020 di bagian belakang kepalanya.
West mengatakan tidak mengharamkan aborsi, tapi dia cenderung menghargai mereka yang sukarela dan dengan tulus melahirkan anak ke dunia. Jika terpilih menjadi presiden, dia berjanji akan memberikan kompensasi hingga USD1 juta kepada perempuan yang melahirkan.
West juga mengutip ayat dari Alkitab dan ajaran Kristiani beberapa kali sebelum kesedihannya pecah menjadi air mata saat bercerita tentang dirinya yang hampir diaborsi orang tuanya. “Aborsi dilegalkan untuk apa?” tanya West dalam pidatonya yang disiarkan melalui kanal YouTube itu dan stasiun televisi lokal.
“Ibu saya telah menyelamatkan saya. Ayah saya ingin agar ibu saya melakukan aborsi. Tapi, ibu menolak. Jika ibu tidak teguh, tidak akan ada Kanye West di dunia ini karena ayahnya terlalu sibuk memikirkan untuk menyingkirkan saya,” lanjutnya. (Baca juga: Bisnis Outlet Tak Laku, Pengusaha Pakaian Genjot Pasar Online)
Selain membahas aborsi dan pornografi, West juga membahas rasisme, pengemis, kepercayaan kepada Tuhan, dan kekuatan korporasi. “Di mata Tuhan, kita semua sama. Terkadang, manusia dikendalikan setan dan terkadang pula manusia dikendalikan lingkungan. Tapi, di dunia ini tidak ada yang buruk, melainkan hanya tersesat,” katanya.
Lihat Juga :