Serangan Udara Militer Myanmar Dilaporkan Tewaskan 53 Orang

Selasa, 11 April 2023 - 19:21 WIB
Warga mengunggah video yang memperlihatkan adegan pembantaian yang mengerikan, dengan tubuh terpotong-potong tergeletak di tanah dan beberapa bangunan terbakar.

"Tolong panggil jika kamu masih hidup, kami datang untuk membantumu," para penyintas dapat mendengar teriakan saat mereka berjalan melewati Pa Zi Gyi mencari korban penyerangan seperti dilansir dari kantor berita yang berbasis di Inggris itu.

Mereka mengatakan bahwa mereka mencoba menghitung mayat-mayat itu, tetapi sulit karena banyak yang terpotong-potong, berserakan di antara pakaian yang robek dan sepeda motor yang terbakar.

Pa Zi Gyi dipenuhi oleh orang-orang dari komunitas terdekat yang menghadiri upacara untuk menandai pembukaan kantor Pasukan Pertahanan Rakyat (PDF) yang baru.

PDF adalah sukarelawan milisi anti-kudeta yang melakukan kampanye bersenjata melawan militer di berbagai bagian Myanmar.

Ribuan orang tewas dalam perang saudara, dengan tambahan 1,4 juta orang mengungsi. Menurut PBB, hampir sepertiga penduduk negara itu juga membutuhkan bantuan kemanusiaan.

Baca Juga: AS Akan Terapkan Lebih Banyak Sanksi pada Junta Myanmar

Pemerintah militer semakin mengandalkan pesawat Rusia dan China untuk mengebom desa-desa yang dikuasai oposisi, karena pasukan daratnya kesulitan bergerak di jalan-jalan di mana mereka sering disergap atau terkena ranjau dan alat peledak improvisasi (IED). Serangan udara dapat menimbulkan korban yang jauh lebih tinggi di antara non-kombatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!