Aksi Protes Reformasi Pensiun di Prancis Kembali Diwarnai Bentrokan dengan Aparat
Jum'at, 07 April 2023 - 06:00 WIB
Semua pihak dalam kebuntuan sedang menunggu putusan 14 April tentang keabsahan reformasi oleh Dewan Konstitusi Prancis, yang memiliki kekuatan untuk membatalkan sebagian atau bahkan semua undang-undang.
Sementara anggota dewan, yang dikenal sebagai "orang bijak", akan membuat keputusan sejalan dengan interpretasi hukum yang ketat. Serikat pekerja ingin menunjukkan bahwa gerakan protes yang lahir pada bulan Januari masih memiliki dorongan.
Baca juga: Prancis Rusuh, Raja Charles dan Camilla Batalkan Kunjungan
"Kami berada di tengah krisis sosial, krisis demokrasi," kata Laurent Berger, kepala serikat CFDT sentris, kepada radio RTL. "Ini masalah yang perlu diselesaikan oleh presiden," lanjutnya.
Demonstrasi diadakan di seluruh negeri, dengan orang-orang mengacungkan plakat atau mengibarkan bendera serikat pekerja dari Paris ke kota selatan Montpellier dan Marseille.
Sementara anggota dewan, yang dikenal sebagai "orang bijak", akan membuat keputusan sejalan dengan interpretasi hukum yang ketat. Serikat pekerja ingin menunjukkan bahwa gerakan protes yang lahir pada bulan Januari masih memiliki dorongan.
Baca juga: Prancis Rusuh, Raja Charles dan Camilla Batalkan Kunjungan
"Kami berada di tengah krisis sosial, krisis demokrasi," kata Laurent Berger, kepala serikat CFDT sentris, kepada radio RTL. "Ini masalah yang perlu diselesaikan oleh presiden," lanjutnya.
Demonstrasi diadakan di seluruh negeri, dengan orang-orang mengacungkan plakat atau mengibarkan bendera serikat pekerja dari Paris ke kota selatan Montpellier dan Marseille.
Lihat Juga :