Coba Bendung Pengaruh China di Pasifik, AS Buka Kedubes di Vanuatu

Sabtu, 01 April 2023 - 16:00 WIB
Ilustrasi
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) berencana membuka kedutaan besar di negara kepulauan Pasifik Selatan, Vanuatu , kata Departemen Luar Negeri AS, Jumat (31/3/2023). Ini merupakan langkah terbaru Washington untuk meningkatkan kehadiran diplomatiknya di Pasifik guna melawan pengaruh China yang semakin meningkat.

“Konsisten dengan strategi Indo-Pasifik AS, kehadiran diplomatik permanen di Vanuatu akan memungkinkan Pemerintah AS memperdalam hubungan dengan pejabat dan masyarakat Ni-Vanuatu,” kata Departemen Luar Negeri AS dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Reuters.



Baca juga: Vanuatu Diserang Hacker Berbulan-bulan, Pulpen dan Kertas Laku Keras

“Mendirikan Port Vila Kedutaan Besar AS akan memfasilitasi bidang kerjasama bilateral potensial dan bantuan pembangunan, termasuk upaya untuk mengatasi krisis iklim,” lanjut pernyataan itu.

AS memiliki hubungan diplomatik dengan Vanuatu, yang berpenduduk 319.000 jiwa yang tersebar di 80 pulau, namun saat ini diwakili oleh diplomat yang berbasis di New Guinea.

AS membuka kembali kedutaannya di Kepulauan Solomon tahun ini setelah absen selama 30 tahun dan pengumuman Departemen Luar Negeri terbaru mengikuti kunjungan bulan ini ke wilayah tersebut, termasuk Vanuatu, oleh koordinator Indo-Pasifik AS Kurt Campbell.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!