Bisa Picu Ketegangan Agama, India Didesak Larang Film Nabi Muhammad
Sabtu, 18 Juli 2020 - 15:51 WIB
Berbicara kepada ThePrint, Deshmukh mengatakan alasan utama di balik keluhan tersebut adalah kenyataan bahwa tidak ada aktor yang dapat memainkan peran sebagai Nabi Muhammad. (Baca: Seorang Pria Ateis Ditangkap Polisi atas Tuduhan Menghina Nabi Muhammad )
“Raza Academy, beberapa politisi Muslim senior di Mumbai dan beberapa maulana meminta agar rilis film ini dihentikan karena mereka khawatir hal itu dapat menyebabkan ketegangan agama. Tetapi keberatan utama mereka adalah bahwa tidak ada aktor yang dapat memainkan peran Nabi," ujarnya, yang dilansir Jumat (17/7/2020).
Saeed Noori, presiden Raza Academy, mengonfirmasi adanya kekhawatiran dari dampak film tersebut. "Ini adalah film Iran dan bertentangan dengan ajaran agama kita. Proyeksi Nabi tidak diizinkan dalam agama Islam. Ini bisa menyebabkan ketegangan agama," katanya.
Film ini dijadwalkan dirilis di platform online seperti YouTube, Facebook, Twitter, Instagram, dan WhatsApp.
“Raza Academy, beberapa politisi Muslim senior di Mumbai dan beberapa maulana meminta agar rilis film ini dihentikan karena mereka khawatir hal itu dapat menyebabkan ketegangan agama. Tetapi keberatan utama mereka adalah bahwa tidak ada aktor yang dapat memainkan peran Nabi," ujarnya, yang dilansir Jumat (17/7/2020).
Saeed Noori, presiden Raza Academy, mengonfirmasi adanya kekhawatiran dari dampak film tersebut. "Ini adalah film Iran dan bertentangan dengan ajaran agama kita. Proyeksi Nabi tidak diizinkan dalam agama Islam. Ini bisa menyebabkan ketegangan agama," katanya.
Film ini dijadwalkan dirilis di platform online seperti YouTube, Facebook, Twitter, Instagram, dan WhatsApp.
(min)
Lihat Juga :