Bisa Picu Ketegangan Agama, India Didesak Larang Film Nabi Muhammad

Sabtu, 18 Juli 2020 - 15:51 WIB
loading...
Bisa Picu Ketegangan...
Film Muhammad: The Messenger of God buatan Iran tahun 2015. Foto/Wikipedia
A A A
NEW DELHI - Pemerintah India didesak untuk melarang perilisan digital film tentang Nabi Muhammad yang dibuat Iran tahun 2015. Sejumlah komunitas Muslim khawatir film tersebut bisa memicu ketegangan agama.

Film berjudul "Muhammad: The Messenger of God" dijadwalkan dirilis di India pada 21 Juli 2020.

Menteri Dalam Negeri Maharashtra Anil Deshmukh telah menulis surat kepada Menteri Serikat Elektronika dan Teknologi Informasi Ravi Shankar Prasad, yang meminta larangan perilisan digital film tersebut.

Surat Deshmukh, tertanggal 15 Juli 2020, dikirim setelah ada keluhan oleh organisasi yang berbasis di Mumbai, Raza Academy, bahwa film itu dapat melukai perasaan masyarakat tertentu.

Berbicara kepada ThePrint, Deshmukh mengatakan alasan utama di balik keluhan tersebut adalah kenyataan bahwa tidak ada aktor yang dapat memainkan peran sebagai Nabi Muhammad. (Baca: Seorang Pria Ateis Ditangkap Polisi atas Tuduhan Menghina Nabi Muhammad )

“Raza Academy, beberapa politisi Muslim senior di Mumbai dan beberapa maulana meminta agar rilis film ini dihentikan karena mereka khawatir hal itu dapat menyebabkan ketegangan agama. Tetapi keberatan utama mereka adalah bahwa tidak ada aktor yang dapat memainkan peran Nabi," ujarnya, yang dilansir Jumat (17/7/2020).

Saeed Noori, presiden Raza Academy, mengonfirmasi adanya kekhawatiran dari dampak film tersebut. "Ini adalah film Iran dan bertentangan dengan ajaran agama kita. Proyeksi Nabi tidak diizinkan dalam agama Islam. Ini bisa menyebabkan ketegangan agama," katanya.

Film ini dijadwalkan dirilis di platform online seperti YouTube, Facebook, Twitter, Instagram, dan WhatsApp.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Kisah Anjing Lucu Curi...
Kisah Anjing Lucu Curi Perhatian selama Piala Dunia 2026, Punya Arti Spesial buat Pemiliknya
Rekomendasi
Langkah Membumi 2026...
Langkah Membumi 2026 Dimulai, Hadirkan Program Sustainability yang Lebih Pop untuk Anak Muda
Jepang Pesta Gol, Tunisia...
Jepang Pesta Gol, Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Berita Terkini
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Infografis
Bahaya! Sarapan Gorengan...
Bahaya! Sarapan Gorengan Setiap Hari Bisa Picu Penyakit Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved