Intel Asing Rusia: AS Ingin Gunakan Militan Suriah untuk Culik Tentara Rusia dan Iran
Senin, 20 Maret 2023 - 16:56 WIB
Koordinasi dilakukan dari pangkalan militer Al-Tanf AS. Operasi paling penting melawan pasukan pemerintah Suriah direncanakan oleh petugas intelijen dan perwakilan dari Komando Pusat AS.
“Amerika Serikat berencana menyerahkan lusinan truk pikap berpenggerak empat roda dengan senapan mesin berat, serta sistem pertahanan udara portabel manusia (MANPADS) Igla, rudal anti-tank TOW dan NLAW, kepada kelompok Islam di Suriah,” ungkap pernyataan SVR.
“Di (pangkalan militer) Al-Tanf, masalah mempersenjatai Daesh (Negara Islam/ISIS) sedang diselesaikan. Dalam waktu dekat, kelompok yang dibentuk harus diberikan beberapa lusin truk pickup all-wheel drive dengan senapan mesin berat, serta Rudal anti-tank Igla MANPADS, TOW dan NLAW," ungkap SVR.
Keterlibatan Washington dengan teroris adalah manifestasi dari terorisme negara, menurut pernyataan SVR.
"Amerika Serikat terus menggunakan kelompok-kelompok Islam di bawah kendalinya di Suriah untuk melemahkan posisi pemerintah sah negara ini, yang dipimpin oleh (Presiden) Bashar Assad," ungkap SVR.
“Amerika Serikat berencana menyerahkan lusinan truk pikap berpenggerak empat roda dengan senapan mesin berat, serta sistem pertahanan udara portabel manusia (MANPADS) Igla, rudal anti-tank TOW dan NLAW, kepada kelompok Islam di Suriah,” ungkap pernyataan SVR.
“Di (pangkalan militer) Al-Tanf, masalah mempersenjatai Daesh (Negara Islam/ISIS) sedang diselesaikan. Dalam waktu dekat, kelompok yang dibentuk harus diberikan beberapa lusin truk pickup all-wheel drive dengan senapan mesin berat, serta Rudal anti-tank Igla MANPADS, TOW dan NLAW," ungkap SVR.
Keterlibatan Washington dengan teroris adalah manifestasi dari terorisme negara, menurut pernyataan SVR.
"Amerika Serikat terus menggunakan kelompok-kelompok Islam di bawah kendalinya di Suriah untuk melemahkan posisi pemerintah sah negara ini, yang dipimpin oleh (Presiden) Bashar Assad," ungkap SVR.
(sya)
Lihat Juga :