Ukraina Minta Bom Cluster Terlarang MK-20 Amerika untuk Habisi Tentara Rusia
Selasa, 07 Maret 2023 - 08:53 WIB
Baca juga: Tentara Rusia dan Ukraina Perang Sengit Berebut Kota Bakhmut
Bom cluster, yang dilarang oleh lebih dari 120 negara, biasanya melepaskan sejumlah besar bom kecil yang dapat membunuh tanpa pandang bulu di wilayah yang luas. Penggunaan senjata ini juga mengancam kehidupan warga sipil.
Dua anggota Parlemen AS, Jason Crow dan Adam Smith—yang bertugas di Komite Angkatan Bersenjata Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)—mengatakan Ukraina sedang mencari MK-20, sebuah bom cluster yang dikirim dari udara untuk melepaskan bahan peledak individualnya dari drone.
Menurut mereka, itu adalah permintaan tambahan setelah peluru cluster artileri 155 mm yang sebelumnya telah diminta Kiev.
Mereka mengatakan para pejabat Ukraina mendesak legislator AS pada Konferensi Keamanan Munich bulan lalu agar menekan Gedung Putih.
Bom cluster, yang dilarang oleh lebih dari 120 negara, biasanya melepaskan sejumlah besar bom kecil yang dapat membunuh tanpa pandang bulu di wilayah yang luas. Penggunaan senjata ini juga mengancam kehidupan warga sipil.
Dua anggota Parlemen AS, Jason Crow dan Adam Smith—yang bertugas di Komite Angkatan Bersenjata Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)—mengatakan Ukraina sedang mencari MK-20, sebuah bom cluster yang dikirim dari udara untuk melepaskan bahan peledak individualnya dari drone.
Menurut mereka, itu adalah permintaan tambahan setelah peluru cluster artileri 155 mm yang sebelumnya telah diminta Kiev.
Mereka mengatakan para pejabat Ukraina mendesak legislator AS pada Konferensi Keamanan Munich bulan lalu agar menekan Gedung Putih.
Lihat Juga :