Kremlin Sebut 3 Kekuatan Nuklir NATO Secara De Facto Perang dengan Rusia

Rabu, 01 Maret 2023 - 00:45 WIB
“Jika mereka mau, mereka bisa duduk di meja perundingan [saat itu, sebelum keputusan untuk melancarkan operasi militer di Ukraina],” katanya.

“Akan ada pembicaraan yang sangat kompleks, posisional, kadang-kadang tidak dapat didamaikan, tetapi itu akan berlangsung. Tapi mereka menolak," papar Peskov.

Dengan upaya dialog yang gagal, ketegangan terus meningkat antara Moskow dan Barat menjelang konflik di Ukraina.

Peskov berpendapat bahwa NATO sekarang sepenuhnya terlibat dalam permusuhan."Intelijen mereka bekerja melawan kami 24 jam sehari, senjata mereka...dipasok ke Ukraina secara bebas untuk menembak militer kami, belum lagi mereka menembak warga Ukraina," kata Peskov.

“Saat NATO secara de facto menjadi peserta dalam konflik di Ukraina, situasinya berubah,” imbuh dia.

"Faktanya, blok NATO tidak lagi bertindak sebagai lawan bersyarat kami, tetapi sebagai musuh kami.”

Baca juga: Inggris Klaim Senjata Nuklir NATO Bikin Nyali Rusia Menciut

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!