Sekjen PBB: Perang Rusia di Ukraina Picu Pelanggaran HAM Besar-besaran
Selasa, 28 Februari 2023 - 03:30 WIB
Sesi Dewan Hak Asasi Manusia berlangsung dari 27 Februari hingga 31 Maret, dan Ukraina akan menjadi agenda. Guterres mengatakan, Kantor Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia telah mendokumentasikan puluhan kasus kekerasan seksual terkait konflik terhadap laki-laki, perempuan, dan anak perempuan.
βDan pelanggaran serius terhadap hukum kemanusiaan dan hak asasi manusia internasional terhadap tawanan perang β dan ratusan kasus penghilangan paksa dan penahanan sewenang-wenang warga sipil β juga didokumentasikan,β kata Sekjen PBB itu.
Dia mencatat bahwa, sayangnya, Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia, yang diadopsi 75 tahun lalu, yang seharusnya menjadi "cetak biru kita bersama". Guterres mengatakan deklarasi itu dieksploitasi untuk keuntungan politik, dan "beberapa pemerintah memanfaatkannya.
Baca: Putin Nyatakan Perang di Ukraina untuk Kelangsungan Hidup Rusia
Tanpa menyebut nama negara mana pun, Guterres mengatakan "pengabaian publik dan penghinaan pribadi" hari ini terhadap hak asasi manusia adalah peringatan.
βDan pelanggaran serius terhadap hukum kemanusiaan dan hak asasi manusia internasional terhadap tawanan perang β dan ratusan kasus penghilangan paksa dan penahanan sewenang-wenang warga sipil β juga didokumentasikan,β kata Sekjen PBB itu.
Dia mencatat bahwa, sayangnya, Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia, yang diadopsi 75 tahun lalu, yang seharusnya menjadi "cetak biru kita bersama". Guterres mengatakan deklarasi itu dieksploitasi untuk keuntungan politik, dan "beberapa pemerintah memanfaatkannya.
Baca: Putin Nyatakan Perang di Ukraina untuk Kelangsungan Hidup Rusia
Tanpa menyebut nama negara mana pun, Guterres mengatakan "pengabaian publik dan penghinaan pribadi" hari ini terhadap hak asasi manusia adalah peringatan.
Lihat Juga :