Turki: Pembicaraan NATO dengan Swedia dan Finlandia Dilanjutkan Bulan Depan
Selasa, 28 Februari 2023 - 02:30 WIB
Turki: Pembicaraan NATO dengan Swedia dan Finlandia Dilanjutkan Bulan Depan. FOTO/Reuters
ANKARA - Turki mengatakan pada Senin (27/2/2023), bahwa pembicaraan aksesi NATO dengan Swedia dan Finlandia akan diadakan bulan depan, setelah ditunda pada bulan Januari karena perselisihan tentang protes yang diadakan di Stockholm.
“Pertemuan akan diadakan pada 9 Maret,” tegas Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu mengatakan pada konferensi pers di Ankara, bersama rekannya dari Hungaria, seperti dikutip dari AFP.
Baca: Putin: Rusia Harus Perhitungkan Kemampuan Nuklir NATO
Tawaran untuk bergabung dengan NATO harus diratifikasi oleh semua anggota aliansi, di mana Turki adalah salah satu anggotanya. Tapi, Ankara marah dengan protes pada bulan Januari yang mencakup pembakaran Al-Quran di luar kedutaannya di Stockholm.
Pada gilirannya, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memperingatkan Swedia bahwa dia tidak akan mendukung upayanya untuk bergabung dengan aliansi pertahanan Barat pimpinan Amerika Serikat (AS).
Erdogan telah berusaha keras menjelang pemilihan presiden yang dekat, di mana dia mencoba untuk memberi energi pada basis elektoral nasionalisnya.
“Pertemuan akan diadakan pada 9 Maret,” tegas Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu mengatakan pada konferensi pers di Ankara, bersama rekannya dari Hungaria, seperti dikutip dari AFP.
Baca: Putin: Rusia Harus Perhitungkan Kemampuan Nuklir NATO
Tawaran untuk bergabung dengan NATO harus diratifikasi oleh semua anggota aliansi, di mana Turki adalah salah satu anggotanya. Tapi, Ankara marah dengan protes pada bulan Januari yang mencakup pembakaran Al-Quran di luar kedutaannya di Stockholm.
Pada gilirannya, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memperingatkan Swedia bahwa dia tidak akan mendukung upayanya untuk bergabung dengan aliansi pertahanan Barat pimpinan Amerika Serikat (AS).
Erdogan telah berusaha keras menjelang pemilihan presiden yang dekat, di mana dia mencoba untuk memberi energi pada basis elektoral nasionalisnya.
Lihat Juga :