AS Ungkap Tujuan di Ukraina, Demiliterisasi Crimea dan Penggulingan Putin

Jum'at, 17 Februari 2023 - 10:11 WIB
Baca juga: Rusia Ancam Tembak Jatuh Satelit Sipil yang Digunakan Militer Barat

Ditugaskan ke Ukraina oleh Uni Soviet pada tahun 1954, Crimea memilih bergabung kembali dengan Rusia pada Maret 2014, setelah kudeta kekerasan di Kiev yang dibantu Nuland sebagai "bidan", menurut penyadapan panggilan telepon yang terkenal.

“Ukraina tidak akan aman kecuali Crimea, minimal, minimal didemiliterisasi,” tegas Nuland pada Kamis, mengklaim Moskow telah mengubah semenanjung itu menjadi pangkalan militer, dengan pos komando, depot logistik, dan lapangan terbang untuk “drone Iran.”

“Itu adalah target yang sah, Ukraina menyerang mereka, dan kami mendukungnya,” papar dia.

Baca juga: Zelensky: Serangan Musim Semi Rusia telah Dimulai

Awal pekan ini, Politico mengutip dua pejabat anonim yang menyiratkan bos Nuland, Menteri Luar Negeri Antony Blinken, mengakui AS tidak “secara aktif mendorong” Ukraina untuk merebut Crimea dan setiap tindakan di semenanjung itu akan menjadi “keputusan Kiev sendiri.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!