Bos Grup Wagner: Tank Leopard Akan Terbakar
Kamis, 16 Februari 2023 - 05:24 WIB
Alasan pertama, kata Prigozhin, bersifat politis, karena pertempuran untuk Bakhmut kini pada dasarnya telah menjadi Stalingrad baru – kota tempat pertempuran paling brutal antara pasukan Soviet dan Nazi yang terjadi selama Perang Dunia II, dan yang terbukti menjadi titik balik dalam perang.
Ia mengatakan Bakhmut sekarang melihat sejumlah besar tembakan artileri.
"Di Popasnaya, jika kamu mengulurkan tangan, hanya dalam 30-40 detik, kamu akan terkena pecahan peluru," ujarnya seperti dikutip dari RT, Kamis (16/2/2023).
Ia menambahkan, di Bakhmut, intensitas tembakan artileri 2 hingga 3 kali lebih tinggi.
“Musuh tidak menyimpan amunisi, dan kita harus melakukan hal yang sama,” katanya.
Baca: Jerman Bakal Produksi Lagi Amunisi Tank Anti-Pesawat Gepard untuk Ukraina
Ia mengatakan Bakhmut sekarang melihat sejumlah besar tembakan artileri.
"Di Popasnaya, jika kamu mengulurkan tangan, hanya dalam 30-40 detik, kamu akan terkena pecahan peluru," ujarnya seperti dikutip dari RT, Kamis (16/2/2023).
Ia menambahkan, di Bakhmut, intensitas tembakan artileri 2 hingga 3 kali lebih tinggi.
“Musuh tidak menyimpan amunisi, dan kita harus melakukan hal yang sama,” katanya.
Baca: Jerman Bakal Produksi Lagi Amunisi Tank Anti-Pesawat Gepard untuk Ukraina
Lihat Juga :