NATO Fokus Lindungi Kabel dan Pipa Bawah Laut, Takut Rusia Balas Dendam?
Selasa, 14 Februari 2023 - 11:23 WIB
Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg. Foto/REUTERS
BRUSSELS - Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg menyatakan blok itu akan membentuk badan koordinasi baru untuk mengatasi ancaman terhadap infrastruktur bawah laut.
Pengumuman pada Senin (13/2/2023) datang hanya beberapa hari setelah reporter investigasi legendaris Seymour Hersh mengatakan Amerika Serikat (AS) dan Norwegia berada di balik ledakan pada September di jalur pipa Nord Stream di bawah Laut Baltik.
“Perlindungan infrastruktur bawah laut yang kritis juga akan menjadi agenda utama kami,” ujar Stoltenberg kepada wartawan di Brussel, setelah pertemuan para menteri pertahanan NATO.
Menurut dia, “NATO telah mengerjakan ini selama bertahun-tahun, dan kami sekarang membawanya ke tingkat berikutnya.”
“Satu sel koordinasi baru akan dibentuk di Markas Besar NATO untuk memetakan kerentanan kami, dan terlibat dengan industri, yang akan mendukung upaya kami mencegah dan melawan ancaman terhadap infrastruktur penting, termasuk kabel dan pipa bawah laut," papar Stoltenberg.
Pengumuman pada Senin (13/2/2023) datang hanya beberapa hari setelah reporter investigasi legendaris Seymour Hersh mengatakan Amerika Serikat (AS) dan Norwegia berada di balik ledakan pada September di jalur pipa Nord Stream di bawah Laut Baltik.
“Perlindungan infrastruktur bawah laut yang kritis juga akan menjadi agenda utama kami,” ujar Stoltenberg kepada wartawan di Brussel, setelah pertemuan para menteri pertahanan NATO.
Menurut dia, “NATO telah mengerjakan ini selama bertahun-tahun, dan kami sekarang membawanya ke tingkat berikutnya.”
“Satu sel koordinasi baru akan dibentuk di Markas Besar NATO untuk memetakan kerentanan kami, dan terlibat dengan industri, yang akan mendukung upaya kami mencegah dan melawan ancaman terhadap infrastruktur penting, termasuk kabel dan pipa bawah laut," papar Stoltenberg.
Lihat Juga :