Menlu Rusia: AS Secara Terbuka Akui Ledakkan Pipa Nord Stream

Senin, 13 Februari 2023 - 16:43 WIB
Bom itu diledakkan pada akhir September, membuat infrastruktur energi utama Eropa tidak dapat beroperasi.

Juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS Adrienne Watson membantah laporan jurnalis pemenang Hadiah Pulitzer itu, menyebutnya, "Benar-benar fiksi palsu dan lengkap."

Tak seorang pun di antara pejabat tinggi Amerika yang mengomentari tuduhan yang dibuat Hersh.

Selama berbulan-bulan, otoritas Rusia menunjukkan fakta bahwa satu-satunya pihak yang diuntungkan dari penghancuran Nord Stream adalah AS.

AS telah melihat pasokan gas alam cair miliknya yang dijual lebih mahal ke Eropa, meningkat secara besar-besaran sejak ledakan pipa Nord Stream.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!