Olok-olok Korban Gempa Bumi Turki-Suriah, Charlie Hebdo Tuai Kecaman

Kamis, 09 Februari 2023 - 06:02 WIB
“Orang barbar modern! Tenggelam dalam amarah dan kebencianmu,” katanya seperti dikutip dari Al Arabiya, Kamis (9/2/2023).

Sementara itu, Abdurrahim Boynukalin, seorang politisi Turki dan perwakilan Partai AK di London, berkomentar bahwa Charlie Hebdo tidak menunjukkan batasan dalam mengejar kontroversi.

Pengguna Twitter @QasimRashid berkata: “7100+ orang, kebanyakan Muslim, tewas dalam gempa bumi 500 tahun di Turki dan Suriah ini, dan respons perayaan dari Charlie Hebdo adalah 'Bahkan tidak perlu mengirim tank!' Kain supremasi kulit putih yang menjijikkan ini merayakan kematian massal umat Islam. Rasisme Prancis ditampilkan secara penuh."

“Kebencian & Islamofobia pada puncaknya ketika bencana alam menarik reaksi semacam ini dari Charlie Hebdo! Memuakkan sampai ke intinya. Menunggu untuk mendengar suara kecaman dari Eropa,” cuit netizen lain dengan akun @ShireenMazari1.

“Menjijikkan sekali mengolok-olok penderitaan orang lain & jauh dari etika jurnalisme, dengan anggapan melekat & saya meragukannya,” kata netizen dengan akun @Abdulla_Alamadi.

Baca: Bantuan Kemanusiaan Tahap Pertama Pemerintah Indonesia Tiba di Gaziantep

Sebuah studi tahun 2018 berjudul “Pemeriksaan Islamofobia dalam Kasus Kartun yang Dibagikan di Akun Twitter Majalah Charlie Hebdo” menganalisis kartun yang diterbitkan oleh majalah Charlie Hebdo di akun Twitter mereka antara 13 Agustus 2009 dan 15 Oktober 2018.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!