Vladimir Lenin, Sosok Pendiri Negara Komunis Pertama yang Hanya Berkuasa 2 Tahun
Kamis, 02 Februari 2023 - 16:46 WIB
Melansir dari Britannica, Lenin mendirikan Partai Komunis Uni Soviet yang bernama Partai Bolshevik pada 1 Maret 1898. Sebagai kepala Partai Bolshevik, ia memainkan peran penting dalam memulai revolusi Oktober 1917. Lenin berhasil membubarkan Pemerintahan Sementara Rusia dan kemudian membentuk Republik Sosialis Federasi Soviet Rusia (RSFS). Tak lama kemudian, Lenin melakukan reformasi sosialis yang mencakup pemindahan kepemilikan tanah dan bangunan ke Soviet.
Ancaman Kekaisaran Jerman memaksa Lenin menandatangani perjanjian damai yang mengakibatkan penarikan Rusia dari Perang Dunia I. Pada 1921, ia memprakarsai kebijakan ekonomi baru, yaitu sebuah sistem kapitalisme negara, yang memulai proses industrialisasi dan pemulihan dari era pascaperang saudara Rusia. Setahun kemudian, RSFS yang dipimpin Lenin, bergabung dengan bekas wilayah Kekaisaran Rusia lainnya untuk membentuk Uni Soviet dan menjadikan Lenin resmi sebagai kepala pemerintahan, hingga kematiannya pada 1922.
Setelah kematiannya, tubuh Vladimir Lenin diawetkan dan diletakkan ke dalam sebuah mausoleum Lapangan Merah, dekat Kremlin, Moskow. Pengawetan jenazah Lenin bertujuan agar dapat dilihat oleh semua pengunjung di mausoleum Lapangan Merah. Peran Lenin sebagai pemimpin Uni Soviet lalu digantikan oleh Joseph Stalin, yang juga merupakan anggota Partai Komunis Uni Soviet.
Ancaman Kekaisaran Jerman memaksa Lenin menandatangani perjanjian damai yang mengakibatkan penarikan Rusia dari Perang Dunia I. Pada 1921, ia memprakarsai kebijakan ekonomi baru, yaitu sebuah sistem kapitalisme negara, yang memulai proses industrialisasi dan pemulihan dari era pascaperang saudara Rusia. Setahun kemudian, RSFS yang dipimpin Lenin, bergabung dengan bekas wilayah Kekaisaran Rusia lainnya untuk membentuk Uni Soviet dan menjadikan Lenin resmi sebagai kepala pemerintahan, hingga kematiannya pada 1922.
Setelah kematiannya, tubuh Vladimir Lenin diawetkan dan diletakkan ke dalam sebuah mausoleum Lapangan Merah, dekat Kremlin, Moskow. Pengawetan jenazah Lenin bertujuan agar dapat dilihat oleh semua pengunjung di mausoleum Lapangan Merah. Peran Lenin sebagai pemimpin Uni Soviet lalu digantikan oleh Joseph Stalin, yang juga merupakan anggota Partai Komunis Uni Soviet.
(ian)
Lihat Juga :