Jenderal Top AS Sebut Perang Ukraina Jadi Malapetaka Bagi Rusia

Sabtu, 21 Januari 2023 - 08:18 WIB
Meski begitu, Ukraina juga sangat menderita akibat perang.

“Anda tahu bahwa ada sejumlah besar warga sipil tak berdosa yang terbunuh akibat tindakan Rusia. Rusia menghantam infrastruktur sipil. Ada sejumlah besar kerusakan ekonomi, sejumlah besar kerusakan pada infrastruktur energi, dan militer Ukraina sendiri telah menderita banyak korban," tuturnya.

"Ini adalah perang yang sangat, sangat berdarah, dan ada korban yang signifikan di kedua belah pihak," kata Milley, melanjutkan dengan mengatakan bahwa cepat atau lambat negosiasi damai harus dilakukan untuk menyelesaikan konflik.

Rusia tidak menunjukkan tanda-tanda mengambil langkah-langkah untuk mengakhiri perang, meskipun berulang kali menghadapi kemunduran besar. Ukraina juga telah memperingatkan bahwa Rusia tampaknya bersiap untuk melancarkan serangan lain, karenanya Kiev mendesak Barat untuk menyediakan lebih banyak senjata — terutama tank — yang memungkinkan untuk mereka mendorong aksi ofensifnya sendiri.

Baca: Sekutu NATO Gagal Sepakat, Tak Ada Tank Leopard untuk Ukraina

Tetapi negara-negara NATO menemui jalan buntu mengenai masalah pengiriman tank tempur utama, khususnya Leopard buatan Jerman, ke Ukraina. Kepala pertahanan Barat gagal mencapai kesepakatan mengenai masalah tersebut saat mereka bertemu di Pangkalan Udara Ramstein di Jerman pada Jumat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!