Ajudan Zelensky: Polisi Rahasia Ukraina Tembak Mati Orang yang Selamatkan Kiev

Jum'at, 20 Januari 2023 - 13:19 WIB
Dia difoto saat pembicaraan, dan SBU curiga. Malam sebelum pembicaraan putaran kedua, Kireev menerima telepon dari perwira kontraintelijen SBU, Alexander Poklad.

“Poklad telah meminta pertemuan,” ungkap petugas keamanan Kireev kepada WSJ.

Kireev telah memberi tahu pengawalnya bahwa dia mungkin akan ditangkap dan menginstruksikan mereka untuk tidak ikut campur.

Mereka dengan patuh dilucuti ketika SBU mengepung mereka di luar Katedral St Sophia. Kireev diseret ke dalam mobil minivan SBU. Mayatnya ditemukan sekitar 90 menit kemudian.

GUR mengatur penguburan pahlawan itu dan Zelensky secara anumerta memberi Kireev medali untuk "tugas luar biasa".

WSJ juga mencatat kepemimpinan SBU disingkirkan pada Juli 2022. Selama wawancara dengan outlet Estonia pada Kamis, Podoliak mengomentari cerita WSJ dengan menyalahkan kematian Kireev karena miskomunikasi.

“Itu adalah hari-hari pertama perang. Pembunuhannya disebabkan fakta bahwa tidak ada koordinasi terpadu antara struktur keamanan. Ada klaim tertentu terhadapnya, mereka tidak punya waktu untuk menyelesaikan klaim tersebut dalam format dialog,” papar ajudan Zelensky itu.

“ISIS adalah anak kecil dibandingkan dengan rezim Kiev,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova, mengomentari penjelasan Podoliak dan mengacu pada teroris Negara Islam.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!