Helikopter yang Tewaskan Istri Dubes RI Tak Ditembak Taliban
Jum'at, 08 Mei 2015 - 18:20 WIB
Helikopter yang Tewaskan Istri Dubes RI Tak Ditembak Taliban
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Pakistan membenarkan istri Duta Besar Indonesia untuk Pakistan masuk dalam daftar korban tewas akibat jatuhnya helikopter militer Pakistan. Tragedi itu dilaporkan merenggut dua pilot dan empat warga asing termasuk istri Dubes Indonesia.
“Kejadian itu betul, ini bukan ditembak Taliban. Itu masih dalam investigasi,” kata atase militer Kedutaan Besar Pakistan di Jakarta, Kolonel Muhammad Said Sidik Jumat (8/5/2015).
“Daerah tempat jatuhnya aman, tidak ada Taliban. Inalilahi, istri dari Dubes indonesia untuk Pakistan meninggal,” lanjut dia. (Baca juga: Helikopter Jatuh di Pakistan, Istri Dubes RI dan 5 Orang Tewas)
Selain istri Dubes Indonesia, Istri Dubes Malaysia, Dubes Filipina dan Dubes Norwegia disebut dalam daftar korban tewas. Media setempat melaporkan ada 11 warga asing dan enam warga Pakistan di dalam helikopter militer Pakistan yang jatuh itu.
“Info sejauh ini; dua pilot dan dua hingga tiga orang asing tewas. Tiga belas korban lain dengan berbagai tingkat cedera,” kata juru bicara militer Pakistan, Asim Bajwa melalui akun Twitter-nya.
Semula ada tiga helikopter pembawa para delegasi dan diplomat asing yang melakukan konvoi. “Itu adalah perjalanan diplomatik dengan anggota dari 37 negara,” ujar salah seorang penumpang yang berbicara dalam kondisi anonim.
“Kejadian itu betul, ini bukan ditembak Taliban. Itu masih dalam investigasi,” kata atase militer Kedutaan Besar Pakistan di Jakarta, Kolonel Muhammad Said Sidik Jumat (8/5/2015).
“Daerah tempat jatuhnya aman, tidak ada Taliban. Inalilahi, istri dari Dubes indonesia untuk Pakistan meninggal,” lanjut dia. (Baca juga: Helikopter Jatuh di Pakistan, Istri Dubes RI dan 5 Orang Tewas)
Selain istri Dubes Indonesia, Istri Dubes Malaysia, Dubes Filipina dan Dubes Norwegia disebut dalam daftar korban tewas. Media setempat melaporkan ada 11 warga asing dan enam warga Pakistan di dalam helikopter militer Pakistan yang jatuh itu.
“Info sejauh ini; dua pilot dan dua hingga tiga orang asing tewas. Tiga belas korban lain dengan berbagai tingkat cedera,” kata juru bicara militer Pakistan, Asim Bajwa melalui akun Twitter-nya.
Semula ada tiga helikopter pembawa para delegasi dan diplomat asing yang melakukan konvoi. “Itu adalah perjalanan diplomatik dengan anggota dari 37 negara,” ujar salah seorang penumpang yang berbicara dalam kondisi anonim.
(mas)