Murka, Obama Kutuk Kerusuhan di Baltimore

Rabu, 29 April 2015 - 15:48 WIB
Murka, Obama Kutuk Kerusuhan...
Murka, Obama Kutuk Kerusuhan di Baltimore
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama, marah dan mengutuk kerusuhan yang terjadi di Baltimore, negara bagian Maryland, AS. Menurut Obama, aksi kerusuhan di Baltimore bukan lagi penyaluran aspirasi tapi sudah tindak kriminal.

Kerusuhan di Baltimore dipicu kematian pria kulit hitam, Freddie Gray, usai ditahan aparat polisi Baltimore. Massa yang didominasi warga kulit hitam turun ke jalan dan membakar sejumlah bangunan. Mereka juga menjarah sejumlah toko. (Baca juga: Kerusuhan Rasial Pecah di Baltimore, Maryland Berstatus Darurat)

”Ketika orang mendapatkan linggis dan mulai mencongkel pintu terbuka untuk menjarah, mereka bukan protes, mereka tidak menyalurkan aspirasi. Mereka mencuri,” kesal Obama dalam konferensi pers di depan Gedung Putih dengan Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, Selasa waktu AS.

”Mereka membakar sebuah gedung, mereka melakukan pembakaran. Dan mereka menghancurkan serta merusak bisnis dari komunitas mereka sendiri. Mereka merampok pekerjaan dan kesempatan dari orang-orang di daerah itu,” lanjut Obama.

Menurut Obama, tidak ada alasan untuk melakukan kekerasan yang mengakibatkan 15 petugas polisi Baltimore terluka. Polisi telah menangkap puluhan warga setempat.

Pada hari ini, kerusuhan masih belum mereda setelah warga menolak penerapan jam malam yang ditetapkan Pemerintah Kota Baltimore.

Ini adalah pertama kalinya Obama membahas kerusuhan di Baltimore, yang meletus Senin malam. Kerusuhan yang dipicu masalah rasial pernah pecah di Ferguson, di mana warga kulit hitam mengamuk setelah polisi kulit putih menembak mati pria kulit hitam.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
1 jam yang lalu
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
2 jam yang lalu
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
2 jam yang lalu
AS Akan Rebut Pulau...
AS Akan Rebut Pulau Kharg, Iran: Kita Akan Menyambut
3 jam yang lalu
Mengapa Amerika Tak...
Mengapa Amerika Tak Pernah Mengusik Nuklir Pakistan? Ini Alasan Sebenarnya
5 jam yang lalu
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
5 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved