RI Habisi Gembong Narkoba, Ini Luapan Amarah Global

Rabu, 29 April 2015 - 09:36 WIB
RI Habisi Gembong Narkoba,...
RI Habisi Gembong Narkoba, Ini Luapan Amarah Global
A A A
JAKARTA - Sejumlah tokoh global dan pemimpin dunia ramai-ramai meluapkan komentar amarahnya kepada Indonesia yang telah mengeksekusi delapan terpidana mati kasus narkoba, semalam. Dari delapan gembong narkoba yang dihabisi regu tembak Indonesia di Nusakambangan, tujuh di antaranya warga asing.

Lantas, siapa yang yang berkomentar marah terhadap Indonesia atas eksekusi itu? Berikut komentar luapan amarah tokoh global. (Baca juga: Eksekusi Mati, Uji Nyali RI Melawan Tekanan Dunia)

Pemerintah Australia

Perdana Menteri Tony Abbott marah setelah dua warganya, anggota sindikat narkoba Bali Nine, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran dieksekusi regu tembak Indonesia di Nusakambangan. Abbott memutuskan untuk menarik Duta Besar (Dubes) Australia untuk Indonesia, Paul Gibson.

”Kami menghormati kedaulatan Indonesia tetapi kami menyesalkan apa yang telah dilakukan (Indonesia),” kesal Abbott.

”Untuk itu, setelah semua pembicaraa telah diperpanjang dengan keluarga Chan dan Sukumaran, Duta Besar kami akan ditarik untuk konsultasi,” lanjut Abbott di Canberra, seperti dikutip Reuters, Rabu (29/4/2015). Abbott menyebut eksekusi oleh Indonesia sebagai hukuman kejam dan tidak perlu.

Pemerintah Brasil

Brasil marah setelah warganya, Rodrigo Gularte, dieksekusi tengah malam tadi. Eksekusi terhadap pria yang membawa narkoba ke Indonesia itu sempat menuai kritik, karena ia telah didiagnosis menderita skizofrenia.

“Pemerintah Brasil menyatakan kecemasan yang mendalam terhadap eksekusi,” bunyi pernyataan Pemerintah Brasil. Menteri Luar Negeri Brasil, Sergio Franca Danese, mengatakan bahwa Brasil akan meengevaluasi hubungan dengan Indonesia setelah banding grasi yang diajukan berkali-kali diabaikan Pemerintah Indonesia.

Pemerintah Prancis

Prancis kembali memprotes eksekusi yang dilakukan Indonesia terhadap para terpidana kasus narkoba. Prancis tetap menentang eksekusi, meski warganya, Serge Atlaoui, telah dicoret dari daftar eksekusi tahap dua setelah dia mengajukan banding pada menit-menit akhir.

”Prancis menegaskan kembali penentangannya terhadap hukuman mati dalam semua kasus dan semua keadaan,” bunyi pernyataan Pemerintah Prancis.

Sekjen PBB dan Amnesty International

Sekjen PBB, Ban Ki-moon, sejak awal mendesak Indonesia untuk menghentikan eksekusi dan menerapkan moratorium hukuman mati. Namun, desakan Ki-moon, diabaikan Indonesia dan justru dikecam para politikus Indonesia yang setuju dengan eksekusi terhadap para gembong narkoba.

Ban Ki-moon, sebelumnya mengeluarkan pernyataan kontroversial dengan menyebut kejahatan narkoba bukan kejahatan serius. Pernyataan itu kontra dengan kampanye “perang terhadap narkoba” yang disuarakan pemerintah Presiden Joko Widodo.

Sedangkan Amnesty International melalui Direktur Riset untuk Asia Tenggara dan Pasifik, Rupert Abbott, mengecam eksekusi yang dilakukan Indonesia terhadap para gembong narkoba semalam. “Benar-benar tercela,” katanya menggambarkan eksekusi yang dilakukan Indonesia.
(mas)
Berita Terkait
Nenek Gembong Narkoba...
Nenek Gembong Narkoba Tak Jadi Dieksekusi di Indonesia, Dipulangkan ke Inggris
Arab Saudi Eksekusi...
Arab Saudi Eksekusi Pria Yordania yang Diklaim Disiksa agar Mengaku Jadi Gembong Narkoba
Setelah Mary Jane, Indonesia...
Setelah Mary Jane, Indonesia Bakal Bebaskan 5 Gembong Narkoba Bali Nine
Terbukti Miliki Sabu...
Terbukti Miliki Sabu 13 Kg dan 2.200 Pil Ekstasi, Terdakwa Niko Rafhika Dituntut Pidana Mati
Militer Meksiko Tangkap...
Militer Meksiko Tangkap Istri Raja Obat Bius El Mencho
Mobil Bekas Gembong...
Mobil Bekas Gembong Narkoba Pablo Escobar Dijual Rp14,2 Miliar
Berita Terkini
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
1 jam yang lalu
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
3 jam yang lalu
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
4 jam yang lalu
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
8 jam yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
9 jam yang lalu
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
10 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved