Bom KBRI Yaman Incar Depot Amunisi, Pelaku Belum Disebut

Senin, 20 April 2015 - 19:23 WIB
Bom KBRI Yaman Incar...
Bom KBRI Yaman Incar Depot Amunisi, Pelaku Belum Disebut
A A A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, menyatakan, serangan bom yang menghantam Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) di Sanaa, Yaman, sejatinya ditargetkan terhadap depot amunisi yang ada di kawasan yang sama. Menlu Retno belum menyebut pihak mana yang melakukan serangan bom di KBRI Sanaa itu.

Seperti diketahui, dalam konflik di Yaman, ada sejumlah pihak yang bertikai. Yakni, kelompok pemberontak Houthi yang diperangi pasukan presiden sah Yaman, Abbed Rabbo Mansour Hadi dan Koalisi Teluk yang dipimpin Arab Saudi. Hanya saja, Koalisi Teluk selama ini mengincar gudang-gudang amunisi milik Houhti di Yaman. (Baca: Tiga WNI Luka, RI Kecam Keras Pemboman di KBRI Yaman)

Baik kelompok Houthi, Pemerintah Yaman dan Koalisi Teluk belum mengkonfirmasi perihal serangan yang menghantam KBRI Sanaa, Yaman. Menlu Retno mengatakan, serangan bom terjadi pada Senin (20/4/2015), pukul 10.45 pagi waktu Yaman.

''Serangan tersebut mengakibatkan terlukanya beberapa staf diplomat Indonesia dan rusaknya gedung KBRI di Sanaa, serta seluruh kendaraan milik KBRI yang berada di area tersebut,” katanya. (Baca: KBRI Dibom, Semua Kendaraan Kedutaan Rusak)

”Tidak terdapat korban jiwa dalam insiden itu, namun tiga orang yakni dua anggota staf KBRI dan seorang Warga Negara Indonesia (WNI) menderita luka ringan akibat insiden itu,” ujarnya.

Sementara itu, pihak Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia dalam keterangan tertulis yang diterima Sindonews, mendesak semua pihak yang bertikai di Yaman menahan diri. Kemlu menyatakan, serangan bom di KBRI Sanaa, Yaman, menjadi bukti bahwa cara militer bukan solusi untuk krisis Yaman. (Baca juga: KBRI Yaman Dibom Bukti Militer Bukan Solusi)
(aww)
Berita Terkait
Hanya Jadi Boneka, PM...
Hanya Jadi Boneka, PM Yaman Ahmed bin Mubarak Pilih Mundur
Setelah Assad Tumbang,...
Setelah Assad Tumbang, Mungkinkah Rakyat Yaman Jatuhkan Houthi dengan Dukungan Israel dan AS?
Israel Sebut Musuh Terberatnya...
Israel Sebut Musuh Terberatnya Sekarang Adalah Houthi
Saudi Bertarung dengan...
Saudi Bertarung dengan UEA di Yaman, Berikut 6 Faktanya
Arab Saudi Ancam STC...
Arab Saudi Ancam STC yang Ingin Menguasai Hadramaut
Yaman Terpecah Belah,...
Yaman Terpecah Belah, Akankah Intervensi Arab Saudi dan UEA Sukses?
Berita Terkini
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
42 menit yang lalu
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
1 jam yang lalu
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
5 jam yang lalu
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
6 jam yang lalu
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
7 jam yang lalu
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
8 jam yang lalu
Infografis
Ukraina Kehabisan Amunisi,...
Ukraina Kehabisan Amunisi, Biden Kirim Bom Cluster
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved