Zaenab Dipancung di Saudi, Tangis Histeris Pecah di Bangkalan

Kamis, 16 April 2015 - 12:22 WIB
Zaenab Dipancung di...
Zaenab Dipancung di Saudi, Tangis Histeris Pecah di Bangkalan
A A A
JAKARTA - Rabu (15/4/2015) pagi itu, diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia, Neni Kurniawati, turun dari kendaraannya di depan rumah Siti Zaenab, di Kampung Mertajasah, Bangkalan. Kedatangan sang diplomat itu sehari setelah Zaenab dihukum pancung di Arab Saudi, Selasa lalu.

Selama tiga tahun terakhir ini, Neni menjadi case officer untuk Siti Zaenab yang sejak tahun 1999 divonis mati atas tuduhan membunuh Nourah Binti Abdullah Duhem Al Maruba, perempuan Saudi yang jadi majikannya.

Langkah Neni yang tergesa-gesa menuju rumah Zaenab disusul Lalu M. Iqbal, Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu Indonesia. Iqbal dalam beberapa tahun ini bersama putra Zaenab, Mohamad Syarifudin (Ipul) dan kakak kandung Zaenab, Halimah, berjuang mati-matian untuk membebaskan Zaenab dari hukuman mati di Saudi. (Baca: Bunuh Majikan, WNI Dihukum Mati di Arab Saudi)

Tapi kedatangan para pejabat Kemlu ke rumah Zaenab kemarin berbeda dengan kunjungan-kunjungan sebelumnya. Beban emosional dipikul berat para pejabat itu, karena kasus yang mereka perjuangkan dalam tiga tahun terakhir ini berakhir dengan pahit.

Meski media-media sudah ramai memberitakan eksekusi Zaenab di Madinah pada Selasa lalu, keluarga Zaenab belum sepenuhnya percaya sampai akhirnya kabar duka itu disampaikan langsung pejabat Kemlu Indonesia. (Baca: Permohonan 3 Presiden RI Ditolak, Siti Zaenab Tetap Dipancung)

Sesaat setelah tiba di pintu rumah Zaenab, Neni langsung menggandeng Halimah ke sebuah kamar yang tertutup. Tidak sampai satu menit, tangis histeris terdengar dari kamar itu. Orang-orang yang berada di rumah Zenab tercekam membayangkan gejolak emosional yang sedang dirasakan kakak kandung Zaenab itu.

Iqbal juga menggandeng Ipul ke kamar lain yang tertertutup. Dalam sekejap, suara isak tangis Ipul juga terdengar. Ipul merasa terpukul kehilangan ibu yang meninggalkannya sejak dia berusia empat tahun demi mencari nafkah di Arab Saudi. Jauh hari sebelum ibunya dieksekusi, Ipul sempat menjenguk korban di sebuah penjara di Madinah. Ipul tak bisa lupa raut wajah ibunya yang begitu ikhlas menghadapi hukuman mati di Arab Saudi. (Baca: WNI Dipancung tanpa Pemberitahuan, RI Resmi Protes Saudi)

Setelah sekitar 15 menit tangis histeris mereda, Kepala BNP2TKI, Nusron Wahid, memimpin doa bersama di rumah Zaenab. Ibunda Halimah dan Ipul mulai tampak tenang, terlebih mendengar kabar Zaenab sebelum dieksekusi pancung sudah bertekad bertobat dan menghafal 11 djuz Alquran. Jenazah Zaenab juga disalatkan oleh ribuan orang di kompleks Masjid Nabawi. (Baca juga: Pancung WNI yang Diduga Sakit Mental, Amnesty: Saudi Kejam!)

”Kami menyampaikan kepada keluarga titipan pribadi dari Meneteri Luar Negeri, Retno Marsudi sebagai ungkapan turut berduka cita. Kami juga menyampaikan permintaan Menlu untuk memfasilitasi ziarah terakhir keluarga Almarhumah ke Madinah dalam waktu dekat,” ucap Neni, diplomat berkerudung yang tak lama lagi akan bertugas di KJRI Penang, Malaysia itu.
(mas)
Berita Terkait
Kerajaan Arab Saudi...
Kerajaan Arab Saudi Berikan Izin Penerbangan Langsung kepada Indonesia
Cerita Sepasang Merpati...
Cerita Sepasang Merpati Asal Jamaah Haji Indonesia di Balik Banyaknya Burung Dara di Mekah dan Madinah
Mengintip Persiapan...
Mengintip Persiapan Timnas Arab Saudi
Berkah Ramadhan, Indonesia...
Berkah Ramadhan, Indonesia Terima 1 Ton Kurma dan 3.000 Al-Quran dari Saudi
Menlu Retno Serah Terimakan...
Menlu Retno Serah Terimakan Etty Kepada Pihak Keluarga
Arab Saudi Kembali Sumbang...
Arab Saudi Kembali Sumbang 100 Ton Kurma untuk Indonesia
Berita Terkini
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
33 menit yang lalu
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
43 menit yang lalu
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
1 jam yang lalu
Pria Misterius Dijuluki...
Pria Misterius Dijuluki 'Batman' Diburu Polisi karena Ikat Para Maling Motor di Tiang Lampu
1 jam yang lalu
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
2 jam yang lalu
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
3 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved