Perang Yaman, Warga AS Tewas Tertembak Mortir

Senin, 06 April 2015 - 09:21 WIB
Perang Yaman, Warga...
Perang Yaman, Warga AS Tewas Tertembak Mortir
A A A
ADEN - Perang di Yaman mulai memakan korban warga asing. Seorang warga Amerika Serikat (AS) keturunan Yaman tewas terkena tembakan mortir pemberontak saat ia mengunjungi kerabatnya di Kota Aden, pekan lalu.

Kematian pertama warga AS dalam perang Yaman itu diungkap seorang kerabat korban, hari Minggu (5/4/2015). Korban yang bernama Jamal al-Labani, 45, semula sedang berjalan pulang, usai beribadah di masjid pada Selasa malam pekan lalu.

Mohammed Alazzani, sepupu korban, bercerita bahwa korban berjalan pulang dengan keponakannya yang berusia 14 tahun. Tapi, dalam perjalanan pulang itu dia terkena pecahan peluru dari tembakan mortir pemberontak yang menyerang Kota Aden.

Labani telah melakukan perjalanan dari rumahnya di California, AS, ke Yaman dengan tujuan membawa istrinya yang sedang hamil dan anaknya yang berusia 2 tahun untuk pulang ke AS. Tapi, dia terjebak dalam perang di Yaman.

Kematian Labani pertama kali dilaporkan surat kabar Contra Costa Times dan CNN. Alazzani mengatakan dia menerima kabar kematian sepupunya dari kerabat yang menyaksikan serangan itu.

”Sepupu kami berteriak pada mereka untuk berjalan, karena penembakan muncul tiba-tiba. Mereka mulai berjalan, tapi mereka terkena (tembakan),” ujar Alazzani, yang dilansir semalam (5/4/2015).

Kerabat korban menyesalkan sikap pemerintah AS yang tidak melakukan evakuasi terhadap warganya yang terjebak di Yaman, meski AS sudah menyerukan agar warganya yang ada di Yaman segera meninggalkan negara itu.

”Ini memalukan, pemerintah kita di sini tidak bisa melakukan apa-apa, kami tidak meminta tentara,” kesal Alazzani. "Ini bukan situasi yang sangat sulit untuk menangani atau mengevakuasi orang-orang. Ini hanya masalah kemauan,” lanjut dia.
(mas)
Berita Terkait
Hanya Jadi Boneka, PM...
Hanya Jadi Boneka, PM Yaman Ahmed bin Mubarak Pilih Mundur
Setelah Assad Tumbang,...
Setelah Assad Tumbang, Mungkinkah Rakyat Yaman Jatuhkan Houthi dengan Dukungan Israel dan AS?
Israel Sebut Musuh Terberatnya...
Israel Sebut Musuh Terberatnya Sekarang Adalah Houthi
Saudi Bertarung dengan...
Saudi Bertarung dengan UEA di Yaman, Berikut 6 Faktanya
Arab Saudi Ancam STC...
Arab Saudi Ancam STC yang Ingin Menguasai Hadramaut
Yaman Terpecah Belah,...
Yaman Terpecah Belah, Akankah Intervensi Arab Saudi dan UEA Sukses?
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
6 jam yang lalu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
7 jam yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
8 jam yang lalu
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
9 jam yang lalu
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
10 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
11 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved